
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Liverpool dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan penyerang muda Paris Saint-Germain (PSG), Bradley Barcola, pada bursa transfer musim panas 2026. Meski demikian, negosiasi antara kedua klub disebut masih menemui jalan buntu terkait nilai transfer sang pemain.
Laporan media Inggris Mirror menyebutkan, kesepakatan tersebut tercapai setelah Barcola melakukan pembicaraan dengan pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola. Manajer asal Spanyol itu sebelumnya mengungkapkan keinginannya menambah kekuatan di sektor sayap.
Barcola, yang baru berusia 23 tahun, disebut menjadi target utama Liverpool untuk memperkuat lini serang. Pemain tim nasional Prancis itu juga dikabarkan telah mendapat izin dari PSG untuk mempertimbangkan kepindahan, asalkan ada tawaran yang sesuai dengan nilai yang ditetapkan klub.
PSG memasang banderol sangat tinggi untuk Barcola, yakni sebesar 145 juta poundsterling atau sekitar Rp3,4 triliun. Angka tersebut membuat proses negosiasi berjalan alot karena Liverpool disebut belum bersedia memenuhi permintaan juara Liga Prancis tersebut.
Hingga kini belum ada kesepakatan mengenai nilai transfer. Perbedaan valuasi antara kedua klub masih menjadi kendala utama dalam pembicaraan.
Liverpool semakin serius mengejar Barcola setelah Arsenal dilaporkan mengalihkan fokus transfer mereka. Klub London Utara itu kini lebih memprioritaskan upaya mendatangkan Vinicius Junior dari Real Madrid.
Selama membela PSG, Barcola menjadi salah satu pemain penting dalam skema pelatih Luis Enrique. Meski kerap memulai pertandingan dari bangku cadangan, kontribusinya dinilai signifikan dalam keberhasilan Les Parisiens mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun.
Sejak bergabung dengan PSG, Barcola telah mencatatkan 152 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 39 gol dan 35 assist. Statistik tersebut membuatnya menjadi salah satu winger muda paling menjanjikan di Eropa dan diminati sejumlah klub papan atas.
Apabila transfer ini terealisasi, Barcola berpotensi menjadi salah satu pembelian termahal dalam sejarah Liverpool sekaligus memperkuat ambisi The Reds membangun skuad baru di bawah arahan Andoni Iraola.