Page Nav

SHOW

Post Meta

SHOW

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

PLN-picsay

Akhirnya! Polda Kalsel Periksa Oknum Bhayangkari Terlibat Dugaan Investasi Bodong

Posko pengaduan investasi BBM. Foto-bakabarcom

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Polda Kalsel akhirnya memeriksa oknum Bhayangkari berinisial FN yang terlibat dugaan investasi bodong. 

Ia datang guna memenuhi panggilan penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Kalsel untuk pemeriksaan.


“Tadi pagi terlapor sudah hadir di Polda Kalsel. Hadir dalam rangka pemeriksaan,” ucap Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Erick Frendriz dilansir bakabarcom, Senin (25/3) malam.


Rupanya datangan FN itu pun tercium oleh para korban.


Sontak mereka langsung mendatangi Ditreskrimum Polda Kalsel. Tujuannya tak lain untuk bertamu FN.


“Kami cuma ingin bertemu. Karena sudah lama nggak ketemu. Kami kangen,” kata salah seorang korban yang enggan disebutkan namanya berinisial M.


Ia datang bersama empat temannya yang juga mengaku sebagai korban FN. 


Meski turut menjadi korban, mereka rupanya masih belum membuat laporan polisi.


M pun beralasan tak dibuatnya laporan polisi karena masih berharap ada itikad baik dari FN, untuk mengembalikan duit mereka yang telah diinvestasikan.


“Kami di luar kawan-kawan yang sudah membuat laporan. Alasan nggak melapor masih menunggu itikad baik dari FN. Kalau saya sempat investasi Rp500 juta,” ungkap M.


Sejauh ini proses penyidikan kasus investasi solar bodong ini terus bergulir di Ditreskrimum Polda Kalsel. 


Tercatat sudah ada 41 korban yang telah membuat laporan.


Kendati pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti telah dilakukan, masih belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.


Di sisi lain, Ditreskrimum Polda Kalsel juga jemput bola untuk mencari para korban ‘ratu’ investasi solar bodong.


Posko pengaduan pun dibuka. Tempatnya di kantor Ditreskrimum Polda Kalsel.


“Iya kita buka posko pengaduan,” beber Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Erick Frendriz saat dikonfirmasi, Kamis (21/3) lalu.


Reporter : Newswire

Editor      : Muhammad Robby


BANNER-WEB-picsay