Kasus Dugaan Investasi Bodong Oknum Bhayangkari di Kalsel Naik ke Penyidikan!

Dugaan investasi bodong berkedok bisnis solar dilaporkan ke Polda Kalsel. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Dugaan investasi bodong berkedok bisnis solar yang terjadi di Banjarbaru naik ke tingkat penyidikan.


Ditingkatkannya perkara ini dari penyelidikan ke tingkat penyidikan, setelah jajaran Ditreskrimum Polda Kalsel melakukan gelar perkara.


Dari gelar perkara tersebut, penyidik menilai ditemukan adanya unsur tindak pidana.


"Naik ke penyidikan. Karena hasil gelar perkara ditemukan ada unsur pidana," ucap Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Erick Frendriz SIK MH dilansir banjarmasinpost


Meskipun sudah menaikkan ke tingkat penyidikan, namun Kombes Pol Erick menerangkan pihaknya masih belum menetapkan tersangka.


"Belum (penetapan tersangka,red)," katanya.


Mencuatnya dugaan investasi bodong ini sendiri setelah puluhan orang menggeruduk kediaman FN di Banjarbaru. 


Mereka mendatangi kediaman FN untuk mempertanyakan kejelasan dana investasi yang sudah disetorkan kepada FN, yang mengelola dana mereka. 


Hal ini dikarenakan fee kerja sama investasi yang dijanjikan macet, kemudian FN yang juga diketahui sebagai seorang anggota Bhayangkari juga tiba-tiba menghilang dan tidak bisa dihubungi.


Akibatnya,  korban pun tidak bisa menarik modal yang sudah diinvestasikan. 


Dana yang disetorkan oleh masing-masing korban pun bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta. 


Bahkan juga ada yang sampai Rp 1 Miliar lebih.


Dan mereka yang menjadi korban dalam dugaan investasi bodong ini pun jumlahnya sangat banyak bahkan mungkin diperkirakan mencapai ratusan orang.


Terkait kasus ini,  sudah ada sekitar 18 orang korban yang secara resmi membuat laporan ke Ditreskrimum Polda Kalsel.


Reporter : Newswire

Editor      : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama