Netizen Geram dengan Desainer Jersey Timnas, Boikot Erspo Menggema!

 

Jersey tandang Timnas Indonesia. Foto-net
 

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Tagar Boikot Erspo jersey Timnas Indonesia menggema hingga viral di media sosial pada Sabtu (30/3) hingga Minggu (31/3).

Hal ini disebabkan pernyataan kontroversial yang dilontarkan desainer jersey Timnas Indonesia keluaran Erspo, Ernanda Putra.

Ernanda Putra tak terima dengan kritikan pundit sepak bola Justinus Lhaksana terkait jersey Timnas Indonesia produksi Erspo kurang spesial dan harganya terlalu mahal.

Kemudian Ernanda Putra memberikan respons di media sosial X, Sabtu (30/3).

"Justin yang gue tahu cuman Justin Hubner, Timberlake dan Bieber. Siapalah dia tiba-tiba jadi ngomongin desain. Sudahlah om lo urus saja hidupmu sendiri," ucap Ernanda Putra dikutip dari Twitternya.

"Namanya juga komentator. Kerjaannya ya cari panggung. Kalau enggak, enggak makan dong besok," sambung Ernanda Putra.

Respons Ernanda Putra itu membuat Justinus Lhaksana berkomentar balik.

Justinus Lhaksana tak terima karena sang desainer menyerang dirinya secara pribadi.

"Kita menilai sesuai harganya. Tapi ini kembali ke selera. Poinnya gua yakin lo atau gua tidak masalah beli harga jersey mahal asal worth it. Cuma kenapa desainer ngamuk-ngamuk. Ini UMKM semua kita dukung. Tapi caranya gw gak pernah kritik Mills atau Specs, dia kritik balik seperti desainer Erspo. Dia juga menyerang gua secara personal," kata Justin Hubner dikutip dari Instagram.

Kemudian netizen juga ikut geram karena menilai sang desainer anti kritik.

Akhirnya, tagar boikot Erspo pun menggema di media sosial.

Sebelum beradu pendapat dengan Justin, Ernanda sendiri sudah mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak.

Akhirnya, desainer jersey Timnas Indonesia produksi Erspo, Ernanda Putra, meminta maaf karena pernyataannya sudah membuat kegaduhan.

"Saya minta maaf atas kegaduhan yang terjadi ya teman-teman. Dan terima kasih atas kritik juga sarannya, semoga kedepannya saya dan Makna bisa berkontribusi lebih baik lagi," kata Ernanda Putra.

Reporter    : Newswire
Editor        : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama