Page Nav

SHOW

Post Meta

SHOW

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

PLN-picsay

Ikang Fawzi Antre Berjam-jam, BPJS Kesehatan Angkat Bicara!

Ikang Fawzi. Foto-kontan

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA -  BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan buka suara terkait viral Ikang Fawzi yang antre berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan.   

Dalam postingan di akun pribadi Instagram @ikangfawzie, suami Marissa Haque itu mengaku mengantre berjam-jam sejak pagi sampai akhirnya dilayani.

"Hai, hari ini dari pagi gua ngantre di BPJS Kesehatan di Tangsel, di BSD Tangsel. Ngantre dari jam 9-an tadi ya, baru dapat jam 3-an," sebut Ikang dalam video tersebut, seperti dilihat suaramilenial, Minggu (26/5).

Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Tiasa Nugraha Arisapna menyebut antrean yang terjadi sebetulnya berkaitan dengan libur panjang dan cuti bersama selama empat hari sebelumnya yakni mulai 9 Mei.

"Sehingga peserta membludak yang dating ke kantor untuk melakukan layanan administrasi kepesertaan pada hari Senin 13 Mei 2024, karena tertunda selama 4 hari libur sebelumnya tersebut," tuturnya dinukil detikcom, Minggu (26/5).

Pada Senin, total peserta yang mendapatkan pelayanan di loket berkisar 200 orang, dari biasanya hanya di angka 120 peserta per hari. 

Selain itu, dalam periode waktu yang sama, tengah ada perbaikan sistem secara nasional.

"Pada hari yang sama, BPJS Kesehatan kebetulan melakukan maintenance jaringan atau system secara nasional dalam rangka peningkatan pelayanan. Sehingga dengan dua kondisi di atas, membuat pelayanan menjadi tidak optimal seperti biasanya," lanjutnya.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan peserta yang datang ke kantor pada hari tersebut, yang mungkin harus menunggu lebih lama dari biasanya," pungkasnya.

Senada, Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menegaskan antrean tersebut tidak serta merta menggambarkan pelayanan BPJS Kesehatan pada umumnya. 

Sebab, Ikang mendatangi kantor BPJS Kesehatan pada hari pertama sejak libur panjang hari raya kenaikan Yesus Kristus.

"Kejadian di atas tidak bisa digeneralisir lebih dari 5 jam menunggu, karena itu adalah hari masuk pertama setelah 4 hari libur. Sudah ditawarkan untuk bisa di rumah tetapi pada tidak mau. Hari itu ada perbaikan sistem secara menyeluruh," tegas Ali Ghufron, Sabtu (25/5).

Reporter : Newswire

Editor : Muhammad Robby


banner-halaman
BANNER-WEB-picsay