Page Nav

SHOW

Post Meta

SHOW

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

PLN-picsay

Lagi, Balangan Raih Predikat WTP 11 Kali Beruntun

Balangan raih predikat WTP 11 kali berturut-turut. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2023.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD 2023 itu diserahkan Ketua BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel, Rahmadi kepada Bupati Balangan Abdul Hadi dan Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan di Banjarbaru, Selasa (7/5).

Atas pencapaian ini, Bupati Balangan Abdul Hadi sangat bersyukur karena pemerintah kabupaten dapat kembali meraih predikat WTP sebanyak 11 kali berturut-turut.

Abdul Hadi menyebut, raihan opini WTP 11 kali berturut-turut ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa untuk masyarakat Balangan, yang menunjukan bahwa sinergitas antara eksekutif dan legislatif sangat baik.

Oleh karena itu dengan capaian tersebut, pihaknya juga sangat berharap agar tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Balangan yang baik ini dapat terus dipertahankan.

“Semoga dengan tata kelola keuangan yang baik ini, kesejahteraan masyarakat Kabupaten Balangan bisa terus kita tingkatkan,” ucapnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmadi menyampaikan masing-masing 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan telah menyajikan secara wajar. Baik segi material, posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, realisasi anggaran, perubahan saldo anggaran lebih, operasional, arus kas, serta perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.

“Hal ini sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, atau dengan kata lain Wajar Tanpa Pengecualian atau Unqualified Opinion atau WTP,” ujarnya.

Rahmadi mengatakan, dengan opini WTP ini pemerintah daerah dapat terus bekerja keras dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah, agar tercipta tata kelola keuangan yang bersih, akuntabel dan transparan. (*)

banner-halaman
BANNER-WEB-picsay