Kepala Daerah Dilarang Tinggalkan Wilayah Selama Libur Nataru, Gubernur Jateng: Wajib Siaga!

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan seluruh kepala daerah di Jateng untuk tetap berada di wilayah masing-masing selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Foto-Dok/Republika.co.id

SUARAMILENIAL.ID
, SEMARANG
— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan seluruh kepala daerah di Jateng untuk tetap berada di wilayah masing-masing selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Aturan ini ditegaskan demi memastikan kondisi daerah tetap kondusif dan siap menghadapi potensi bencana.

“Surat edaran dari Menteri Dalam Negeri untuk tidak meninggalkan wilayah selama Nataru itu ada. Berlaku sampai selesai Tahun Baru,” ujar Luthfi usai Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Jateng di Semarang, Senin (12/9/2025).

Rakor tersebut turut dihadiri para bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota se-Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, ditegaskan bahwa izin meninggalkan wilayah—termasuk ke luar negeri—tidak diperkenankan, kecuali untuk kepentingan dinas yang benar-benar mendesak.

Wajib Tetap di Tempat untuk Respons Cepat

Luthfi menekankan bahwa keberadaan kepala daerah selama masa liburan akhir tahun sangat krusial. Selain harus memantau stabilitas wilayah, mereka juga dituntut bisa memberikan instruksi cepat jika terjadi situasi genting.

“Posisi kepala daerah penting agar bisa memberikan arahan langsung ketika ada kejadian mendesak,” ujarnya.

Mitigasi Bencana Jadi Fokus Utama

Gubernur juga mengingatkan soal potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan tinggi masih mungkin terjadi di berbagai wilayah Jateng sepanjang periode Nataru. Karena itu, Luthfi meminta setiap daerah memperkuat langkah mitigasi bencana.

Ia berharap kejadian bencana seperti di Cilacap dan Banjarnegara tidak terulang. Semua kepala daerah diminta mengikuti SOP kebencanaan, termasuk penerapan status tanggap darurat dan pembentukan Satgas bila situasi menuntut.

“Pada saat tanggap darurat maka yang dilakukan adalah membentuk Satgas,” tegas Luthfi.

Sumber : Republika.co.id

Lebih baru Lebih lama