Pelatih Futsal Indonesia Akui Beratnya Menentukan Skuad SEA Games 2025

Pelatih Timnas Futsal Putra Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan dilema yang ia hadapi dalam proses penentuan skuad untuk SEA Games 2025. Foto-ANTARA

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Pelatih Timnas Futsal Putra Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan dilema yang ia hadapi dalam proses penentuan skuad untuk SEA Games 2025. 

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Senin (8/12), Souto menyampaikan bahwa keputusan yang harus diambil secara cepat membuat ruang evaluasi menjadi sangat terbatas.

“Tidak mudah bagi batin saya dalam beberapa hari terakhir. Ketika kami diwajibkan mengambil keputusan secara tergesa-gesa dan menentukan daftar pemain final jauh sebelum kompetisi dimulai, ruang untuk mengevaluasi dengan ketelitian dan rasa keadilan menjadi sangat terbatas. Hal itu terutama berdampak pada mereka yang paling bekerja keras: para pemain,” ujar Souto.

Ia menambahkan, dinamika semacam itu mungkin lebih dapat diterima dalam olahraga individu, tetapi tidak ideal dalam olahraga beregu yang memerlukan waktu untuk membangun sinergi dan kebersamaan. 

Menurutnya, penetapan tenggat yang terlalu dini dapat menciptakan situasi sensitif yang tidak diinginkan para pelatih.

Souto juga menyinggung tekanan tambahan ketika daftar pemain harus diumumkan kepada publik. 

“Eksposur seperti ini tidak selalu mencerminkan kompleksitas proses yang sebenarnya,” katanya.

Dalam pernyataannya, Souto menyampaikan empati mendalam kepada pemain yang tidak sempat dievaluasi secara menyeluruh. Ia menilai situasi tersebut berdampak langsung pada peluang mereka untuk masuk skuad akhir.

Meski demikian, Souto memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang tetap menunjukkan komitmen tinggi selama pemusatan latihan. 

“Mereka adalah profesional yang luar biasa, berkomitmen, berlatih, dan bermimpi mewakili negara. Baik mereka masuk daftar final maupun tidak, setiap pemain berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tim nasional,” tuturnya.

Menyadari tantangan dalam proses seleksi, Souto menegaskan komitmennya untuk tetap bekerja maksimal demi mencapai target di SEA Games 2025. 

“Kami akan terus bekerja dengan kejujuran, transparansi, dan rasa hormat, berupaya agar setiap keputusan tetap seadil mungkin dalam keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Editor : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama