Pelatih PSM Waspadai “Serangan Jantung” Persebaya di Laga Tunda Super League

 

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA —Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, meminta skuadnya tak mengulangi drama “serangan jantung” yang sempat terjadi di laga sebelumnya saat menghadapi Persis Solo. Trucha menegaskan, duel kontra Persebaya Surabaya pada laga tunda Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (6/12) malam, harus berlangsung jauh lebih rapi dan terkendali.

Trucha menyebut istilah “skenario serangan jantung” untuk menggambarkan laga penuh kejar-kejaran gol yang berakhir 3-4 pekan lalu. Ia tak ingin pertandingan kandang kali ini kembali membuat suporter deg-degan hingga detik terakhir.

“Kami kemasukan tiga gol, dan kami tidak mau hal itu terulang saat lawan Persebaya. Saya rasanya tiga kali kena serangan jantung di pertandingan sebelumnya. Saya tidak mau itu terjadi lagi, dan saya juga tidak mau suporter ikut kena serangan jantung,” ujar Trucha dalam jumpa pers, Jumat (5/12).

Meski datang dengan status pelatih karteker, Uston Nawawi dinilai Trucha bukan sosok sembarangan. Menurutnya, pengalaman Uston bisa membuat Persebaya tampil mengejutkan.

“Mereka punya banyak pengalaman yang bisa membantu tim, dan musim lalu mereka finis di peringkat empat. Jadi kami harus benar-benar siap,” kata pelatih asal Ceko tersebut.

PSM sendiri sudah melakukan evaluasi internal, terutama pada sektor pertahanan yang mudah ditembus lawan di laga sebelumnya. Trucha menegaskan, pembenahan ini krusial agar PSM bisa tampil dominan dan mengamankan kemenangan di kandang.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama