
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA —Dalam tiga pekan terakhir Premier League, Liverpool dan Manchester United kembali menunjukkan “kekompakan” yang tak direncanakan. Dua rival klasik ini terus meraih hasil yang sama, baik saat menang, seri, maupun kalah. Akankah tren aneh ini berlanjut akhir pekan nanti?
Persaingan di Luar Papan Atas
Musim ini perseteruan Liverpool vs MU bukan soal perebutan puncak klasemen.
Skuad Arne Slot masih tertahan di peringkat 9, sementara tim asuhan Ruben Amorim menempati peringkat 8—hanya unggul selisih gol dari The Reds.
MU mencatat 7 kemenangan, 4 hasil seri, dan 4 kekalahan, sedangkan Liverpool mengemas 7 kemenangan, 1 seri, dan 6 kekalahan. Tipis banget jaraknya.
3 Pekan, 3 Hasil Sama
• Pekan 12: MU tumbang dari Everton, Liverpool ikut kalah dari Nottingham Forest.
• Pekan 13: MU menang atas Crystal Palace, Liverpool juga menang atas West Ham.
• Pekan 14: MU ditahan West Ham, Liverpool pun seri lawan Sunderland.
Seolah janjian, dua musuh bebuyutan ini kembali “senasib sepenanggungan”.
Ujian Lawan Tim Papan Bawah
Di pekan ke-15, keduanya bakal menghadapi tim-tim zona merah:
• Liverpool vs Leeds United (posisi 17)
• MU vs Wolverhampton Wanderers (juru kunci)
Secara teori, ini momentum ideal bagi kedua tim untuk mengamankan tiga poin. Bila Liverpool dan MU sama-sama menang lagi, persaingan mereka untuk menembus papan tengah-atas bersama Chelsea, Crystal Palace, Sunderland, dan Brighton bakal semakin menarik.
Akan Kompak Lagi?
Akhir pekan ini akan menjawab:
Apakah “kekompakan tak sengaja” Liverpool dan MU akan terus berlanjut, atau salah satunya mulai bergerak sendiri?
Sumber : CNN Indonesi