![]() |
| Pembina Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kalimantan Selatan, Muhammad Syaripudin, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan ORADO Kalsel. Foto-Istimewa |
SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Pembina Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kalimantan Selatan, Muhammad Syaripudin, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan ORADO Kalsel.
Pria yang akrab disapa Bang Dhin itu berharap ORADO mampu menyosialisasikan olahraga domino secara lebih luas, terarah, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Menurut Bang Dhin, keberadaan ORADO menjadi momentum penting untuk mengangkat domino sebagai cabang olahraga yang terorganisasi dengan baik.
Ia menilai, ke depan ORADO juga perlu menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, guna memperkuat program pembinaan dan keberlanjutan organisasi.
“Kita juga akan mulai menggali talenta-talenta muda yang berpotensi menjadi wakil Kalimantan Selatan di Pra Kejurnas,” ujar Bang Dhin.
Ia menegaskan, pembinaan atlet menjadi langkah strategis jangka panjang, seiring dengan target ORADO untuk bergabung dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan berpartisipasi dalam berbagai ajang olahraga resmi.
“Domino adalah olahraga yang sangat populer di masyarakat dan memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional,” tambahnya.
Bang Dhin juga mengakui adanya perbedaan antara domino profesional yang menggunakan balok dengan domino tradisional berbahan kartu yang selama ini lebih dikenal masyarakat.
Karena itu, menurut dia, diperlukan penyesuaian aturan yang akan terus disosialisasikan oleh jajaran pengurus ORADO.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi ORADO Kalimantan Selatan, Muhammad Rizwan Ariffin, mengatakan Pengurus Koordinator Daerah (Korada) tingkat provinsi telah menggelar pertemuan silaturahmi sebagai langkah awal penguatan organisasi.
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan aturan permainan domino yang telah ditetapkan oleh pengurus pusat.
“Untuk saat ini kami belum melakukan pencarian atlet atau pemain. Fokus utama masih pada pembentukan dan kelengkapan kepengurusan ORADO di tingkat kabupaten dan kota,” ujar Rizwan di Banjarmasin, Rabu malam (14/1).
Setelah struktur organisasi daerah lengkap, lanjut Rizwan, ORADO Kalsel akan menggelar kejuaraan daerah yang kemudian berlanjut ke tingkat provinsi sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.
Ia menambahkan, pengurus pusat menargetkan pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada April mendatang.
Oleh karena itu, percepatan pembentukan kepengurusan di daerah menjadi sangat krusial.
Saat ini, kepengurusan Korada ORADO telah terbentuk di delapan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Masih dibutuhkan pembentukan di lima kabupaten/kota lainnya agar struktur organisasi tingkat provinsi dinyatakan lengkap.
Rizwan juga menegaskan, pelaksanaan Kejurnas merupakan salah satu syarat utama bagi ORADO untuk dapat bergabung secara resmi dengan KONI.
“Untuk masuk ke KONI, tentu harus melaksanakan Kejurnas terlebih dahulu,” ujarnya.
Sebagai informasi, kepengurusan Korada ORADO saat ini telah terbentuk di 38 provinsi di Indonesia dan seluruhnya telah mengikuti pelantikan nasional yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.
Editor : Muhammad Robby
