![]() |
| Foto-Dok/CNN Indonesia |
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh level 10.000 ternyata bukan sekadar angan-angan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut realistis untuk dicapai, seiring membaiknya kondisi ekonomi nasional dan meningkatnya optimisme pelaku pasar di awal 2026.
“Tahun ini IHSG 10 ribu, itu bukan angka yang mustahil dicapai,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1).
Menurutnya, penguatan IHSG di awal perdagangan tahun ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap arah ekonomi Indonesia yang semakin solid. Optimisme tersebut datang dari keyakinan bahwa pemulihan ekonomi tak hanya berlanjut, tetapi juga bergerak lebih cepat.
“Kelihatan ada optimisme di pasar bahwa ekonomi kita akan terus membaik ke depan,” katanya.
Salah satu faktor utama yang mendorong sentimen positif itu adalah sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Purbaya menilai koordinasi yang semakin erat akan membuat roda ekonomi bergerak lebih efisien.
“Fondasi ekonomi kita sudah membaik. Tahun ini harusnya lebih baik lagi karena kebijakan pemerintah dan BI sudah sangat sejalan,” jelasnya.
Bahkan, ia menyebut pertumbuhan ekonomi di kisaran 6 persen bukan target yang terlalu tinggi. Jika tercapai, dampaknya diyakini akan langsung terasa ke kinerja perusahaan dan pasar saham.
“Pertumbuhan 6 persen itu bukan sesuatu yang mustahil. Itu akan jadi landasan kuat bagi pertumbuhan laba perusahaan,” ujar Purbaya.
Ia juga menekankan bahwa sepanjang 2026 pemerintah memiliki ruang koordinasi yang lebih penuh dalam mengelola ekonomi nasional. Dengan kebijakan fiskal dan moneter yang berjalan satu arah, pasar dinilai punya alasan kuat untuk tetap optimistis.
“Dengan kebijakan yang lebih sinkron, ekonomi kita harusnya bisa tumbuh lebih cepat,” katanya.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, IHSG membuka perdagangan awal tahun dengan tren positif. Pada sesi pagi Jumat (2/1), IHSG berada di level 8.684, naik 37,40 poin dari penutupan sebelumnya, dan sempat menyentuh level tertinggi di 8.692.
Awal tahun yang hijau di bursa, ditambah optimisme pemerintah, membuat target IHSG 10.000 kini terdengar lebih realistis—bukan sekadar mimpi.
Sumber : CNN Indonesia
