Lomba Masak Nasi Goreng Meriahkan Kebersamaan di Honda Teladan Baru Sampit

Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan “Dua Hati Satu Wajan”, lomba masak nasi goreng yang digelar Honda Teladan Baru Sampit. Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, SAMPIT — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan “Dua Hati Satu Wajan”, lomba masak nasi goreng yang digelar Honda Teladan Baru Sampit


Mengusung konsep kolaboratif, peserta diajak memasak bersama dalam satu wajan untuk menciptakan hidangan terbaik.


Dalam lomba tersebut, peserta tidak hanya ditantang menghadirkan cita rasa yang lezat, tetapi juga menunjukkan kerja sama, komunikasi, dan kreativitas selama proses memasak. 


Setiap tim harus mampu membagi peran, menyatukan ide, serta menjaga kekompakan agar hasil masakan memperoleh penilaian maksimal, baik dari segi rasa maupun penyajian.


Atmosfer acara berlangsung meriah. Tawa peserta, dukungan penonton, hingga aroma nasi goreng yang menggoda selera menciptakan suasana akrab dan penuh keceriaan. 


Kegiatan ini menjadi hiburan tersendiri sekaligus ajang mempererat hubungan antara peserta, pengunjung, dan pihak penyelenggara.


Supervisor Area Kalteng 2, Ndaru Prasetyo R, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman sederhana namun bermakna bagi masyarakat.


“Melalui lomba masak ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang sederhana namun bermakna, di mana kebersamaan dan kekompakan menjadi nilai utama. Harapannya, acara ini bisa menjadi momen seru yang meninggalkan kesan positif bagi peserta dan masyarakat,” ujarnya.


Melalui kegiatan “Dua Hati Satu Wajan”, Honda Teladan Baru Sampit menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan aktivitas yang dekat dengan masyarakat. 


Tidak hanya berfokus pada otomotif, dealer ini juga menghadirkan kegiatan kreatif dan partisipatif yang membangun kedekatan emosional.


Ke depan, Honda Teladan Baru Sampit berkomitmen menghadirkan berbagai event menarik dan inovatif yang mengedepankan kebersamaan, kreativitas, serta pengalaman berkesan bagi masyarakat Sampit dan sekitarnya.


Editor : Hendry Rusadi 

Lebih baru Lebih lama