SUARAMILENIAL.ID, MARABAHAN – Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-66 Kabupaten Barito Kuala (Batola) berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Ribuan warga tumpah ruah memadati Lapangan 5 Desember, Marabahan, Minggu (4/1/2026), dalam acara puncak yang berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rekor tersebut tercipta melalui kegiatan masak besar 100 ribu porsi daging masak habang, kuliner khas Kalimantan Selatan, yang dipimpin langsung oleh YouTuber kuliner ternama, Bobon Santoso. Momen ini sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Batola.
Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, pemecahan Rekor MURI ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga bentuk kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, Rekor MURI ini tercipta karena keinginan kita untuk makan bersama-sama dengan masyarakat Kabupaten Barito Kuala,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme warga sangat luar biasa sejak awal hingga akhir acara. Dalam kegiatan ini, sekitar 53 ekor sapi diolah menjadi 100 ribu porsi masak habang yang dinikmati bersama.
“Dengan momen ini kita berbagi nikmat bersama masyarakat. Kita bisa melihat langsung Rekor MURI itu, ada 100 ribu porsi masakan yang disiapkan,” tambahnya.
Sementara itu, Bobon Santoso mengaku senang bisa terlibat dalam peringatan Hari Jadi Batola. Ia menilai keberhasilan memecahkan Rekor MURI ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat dari 17 kecamatan.
“Kita masak daging habang bersama teman-teman dan masyarakat. Saya sendiri masaknya sekitar 1.000 porsi, tapi karena kita masak bareng-bareng akhirnya jadi 100 ribu porsi,” jelas Bobon.
Bobon juga mengapresiasi kolaborasi luar biasa antara pemerintah daerah dan masyarakat Batola. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk pembangunan daerah ke depan.
“Terima kasih untuk Pak Bupati dan seluruh masyarakat Batola. Ini kolaborasi yang luar biasa, dedikasi dan apresiasi untuk semua, merangkul semua pihak demi membangun Batola,” katanya.
Kemeriahan acara ini turut dirasakan masyarakat. Salah satunya Syarifah, warga Batola, yang mengaku bersyukur bisa ikut menikmati masakan bersama keluarga.
“Alhamdulillah bisa berkumpul dan ketemu Mas Bobon Santoso. Terima kasih juga kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati, senang banget karena masakan yang didapat bisa dinikmati sekeluarga,” tuturnya.
Peringatan Harjad ke-66 Batola pun menjadi momentum bersejarah, tidak hanya karena pemecahan Rekor MURI, tetapi juga karena kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh masyarakat.
Sumber : RRI News
