Pemkot Banjarmasin Dirikan Dapur Umum, Siapkan Tiga Kali Makan untuk Korban Banjir

Banjir rob yang merendam sejumlah kawasan membuat Pemerintah Kota Banjarmasin mempercepat penanganan darurat. Salah satunya dengan mendirikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan konsumsi warga terdampak tetap terpenuhi.

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARMASIN
– Banjir rob yang merendam sejumlah kawasan membuat Pemerintah Kota Banjarmasin mempercepat penanganan darurat. Salah satunya dengan mendirikan dapur umum untuk memastikan kebutuhan konsumsi warga terdampak tetap terpenuhi.

Dapur umum ini difokuskan untuk melayani korban banjir di kawasan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, yang sebagian warganya terpaksa mengungsi akibat genangan air.

Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, dapur umum didirikan di kantor dinas agar proses pengolahan makanan lebih mudah dan distribusi bisa berjalan lancar.

“Khususnya untuk warga yang harus mengungsi karena rumahnya terdampak banjir. Kita siapkan makan setiap hari,” ujarnya, Rabu (7/01).

Setiap harinya, dapur umum menyiapkan tiga kali makan—pagi, siang, dan malam—dengan melibatkan 10 petugas. Layanan ini dijadwalkan berlangsung setidaknya lima hari ke depan, menyesuaikan kondisi banjir di lapangan.

Menurut Nuryadi, dapur umum sengaja tidak ditempatkan di Sungai Lulut karena akses yang sulit.

“Kalau di lokasi banjir cukup susah, hampir semua titik masih dikepung air. Jadi lebih efektif dari kantor, lalu kita distribusikan,” jelasnya.

Selain Sungai Lulut, Dinsos juga membuka kemungkinan mendirikan dapur umum tambahan di wilayah lain jika ada laporan warga yang harus mengungsi.

Sejauh ini, banjir rob melanda sebagian wilayah kota sejak awal Januari. Air pasang laut yang melebihi ambang batas, ditambah curah hujan tinggi di hulu sungai, membuat genangan bertahan cukup lama.

Pemkot pun mengimbau warga tetap waspada, sembari memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar terus disalurkan hingga kondisi kembali normal.

Lebih baru Lebih lama