
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Real Madrid kembali menunjukkan kelasnya di Liga Champions. Bermain di hadapan publik Santiago Bernabeu, Los Blancos menggelar pesta gol saat menghajar AS Monaco dengan skor telak 6-1. Di balik kemenangan besar tersebut, ada dua nama yang paling mencuri perhatian: Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.
Madrid bukan sekadar meraih tiga poin, tetapi juga menegaskan diri sebagai salah satu mesin gol paling menakutkan di Eropa musim ini. Enam gol tuan rumah lahir dari aksi Kylian Mbappe, Franco Mastantuono, Vinicius Junior, Jude Bellingham, serta satu gol bunuh diri Thilo Kehrer. Monaco hanya mampu membalas lewat Jordan Teze.
Sorotan utama tertuju pada Mbappe. Penyerang asal Prancis itu berdiri di antara profesionalisme dan bayangan masa lalu. Menghadapi klub yang pernah membesarkan namanya, Mbappe tetap tampil dingin dan mematikan. Dua gol ia sarangkan ke gawang Monaco tanpa selebrasi berlebihan—sebuah bentuk respek, namun tetap terasa “tega” bagi mantan timnya.
Dengan tambahan dua gol tersebut, Mbappe kini sudah mengoleksi 11 gol di Liga Champions musim ini. Ia memimpin daftar top skor dengan keunggulan lima gol atas Victor Osimhen dan Erling Haaland, menegaskan statusnya sebagai juru gedor paling subur di Eropa saat ini.
Cerita berbeda datang dari Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu sempat berada dalam posisi yang tidak nyaman. Jelang kick-off, sorakan dan siulan bernada kritik masih terdengar dari sebagian fans Madrid. Vinicius dianggap mengalami penurunan performa dan bahkan disorot sebagai salah satu figur yang disalahkan atas kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih.
Namun di atas lapangan, Vinicius memilih menjawab dengan cara terbaik. Menit demi menit berlalu, dan ejekan berubah menjadi tepuk tangan. Vinicius tampil luar biasa dengan torehan satu gol dan tiga assist, berperan besar di balik kemenangan telak 6-1 Madrid.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tak ragu memberikan pujian kepada sang winger.
“Saya rasa ini lebih dari sekadar Vinicius merangkul saya. Dia merangkul semua fans Real Madrid di seluruh dunia,” ujar Arbeloa, dikutip dari Reuters.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan Vinicius dengan publik Bernabeu kini semakin membaik. “Semua orang senang dengan hubungan antara Vini dan para fans. Kami akan menikmati Vinicius di sini untuk waktu yang lama. Ini pertandingan yang indah—di stadion kami, bersama para fans, dengan gol-gol hebat. Ini yang ingin saya lihat,” tutupnya.
Malam itu, Bernabeu bukan hanya menjadi saksi kemenangan besar Real Madrid, tetapi juga panggung pembuktian: Mbappe yang tetap kejam dengan caranya, dan Vinicius yang kembali menjelma jadi jagoan.
Sumber : CNN Idonesia