Presiden Prabowo Koreksi Desain IKN, Tambah Embung untuk Antisipasi Karhutla

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan koreksi terhadap desain pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menambahkan embung sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan iklim panas di Kalimantan Timur sekaligus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan koreksi terhadap desain pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menambahkan embung sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan iklim panas di Kalimantan Timur sekaligus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden meminta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk lebih memperhatikan fungsi dan desain kawasan IKN. Menurutnya, penambahan embung dinilai penting mengingat kondisi Kalimantan yang memiliki kawasan hutan luas dan rawan karhutla saat musim kemarau.

“Presiden meminta agar desain kawasan IKN betul-betul memperhatikan faktor lingkungan, termasuk pengendalian iklim panas dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Prasetyo saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.

Prasetyo menjelaskan, Presiden juga telah meminta Kepala OIKN Basuki Hadimuljono untuk memastikan desain pembangunan mampu mengantisipasi potensi karhutla. Basuki, kata dia, telah melaporkan sejumlah langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan, salah satunya dengan pemasangan sensor panas di sejumlah titik kawasan IKN.

“Kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa metode, termasuk pemasangan sensor-sensor panas yang terus diuji coba untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini,” jelas Prasetyo.

Sebelumnya, Prasetyo Hadi yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden menyampaikan bahwa OIKN bersama Kementerian Pekerjaan Umum diminta melakukan perbaikan sekaligus mempercepat proses pembangunan. Langkah ini dilakukan agar IKN dapat berfungsi sebagai Ibu Kota Politik sesuai target pemerintah pada tahun 2028.

“Presiden sempat mendarat di IKN bersama sejumlah menteri untuk mendapatkan laporan langsung dari Kepala OIKN terkait perkembangan pembangunan. Presiden menekankan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif,” kata Prasetyo saat ditemui di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Lebih baru Lebih lama