SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Komitmen memajukan olahraga airsoft gun di Banua kembali dilanjutkan. HM Syarifuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin resmi terpilih kembali memimpin Persatuan Olahraga Airsoft Gun Seluruh Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan untuk periode 2026–2030.
Ia terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) II yang digelar di Banjarmasin, Minggu (15/2/2026).
Bang Dhin menegaskan, fokus kepemimpinannya ke depan bukan hanya mempertahankan prestasi, tapi juga memperkuat pembinaan atlet dari level akar rumput.
“Kita akan terus melakukan pembinaan sekaligus edukasi untuk menjaring atlet-atlet baru,” tegasnya.
Prestasi Konsisten, Klub dan Atlet Melejit
Selama empat kali tampil di ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas), Porgasi Kalsel tercatat konsisten menyabet gelar juara umum. Capaian ini jadi modal besar untuk melangkah lebih jauh.
Tak hanya soal medali, pertumbuhan komunitas juga signifikan. Dalam empat tahun terakhir, jumlah klub melonjak dari hanya satu menjadi 14 klub yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Jumlah atlet pun ikut meroket, dari 11 orang menjadi sekitar 800 atlet aktif.
Menurut Bang Dhin, peningkatan ini menunjukkan minat generasi muda terhadap airsoft gun semakin besar.
Fokus Fasilitas Latihan
Untuk menjaga tren positif tersebut, Pengprov Porgasi Kalsel kini mulai menggandeng pihak swasta guna menghadirkan sarana dan prasarana latihan yang lebih representatif.
“Kalau fasilitas memadai, Insya Allah prestasi atlet kita bisa terus meningkat di berbagai event,” ujarnya optimistis.
Dapat Apresiasi Pusat
Dukungan juga datang dari Ketua Umum Porgasi, Singgih Prambudi Arinto, yang menilai Kalsel sebagai salah satu pengurus provinsi paling berprestasi di Indonesia.
Ia berharap kepengurusan di bawah Bang Dhin dapat terus melahirkan atlet muda potensial sekaligus menjadikan airsoft gun sebagai kegiatan positif bagi generasi muda.
“Airsoft gun ini olahraga yang fun, tapi juga membentuk disiplin dan keterampilan. Bisa jadi alternatif kegiatan positif di tengah maraknya penggunaan gawai,” katanya.
Ke depan, sinergi dengan berbagai pihak diharapkan makin kuat agar Porgasi Kalsel tak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda Banua.
