SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Februari 2026 meningkatkan risiko gangguan dan bahaya kelistrikan, terutama saat hujan lebat disertai banjir dan genangan air di permukiman.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan berintensitas tinggi masih berpeluang terjadi di berbagai daerah.
Menyikapi kondisi tersebut, PT Perusahaan Listrik Negara mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan, baik di dalam rumah maupun di lingkungan sekitar.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama perseroan dalam menghadapi cuaca ekstrem.
“Saat cuaca ekstrem, keselamatan pelanggan dan masyarakat menjadi fokus utama kami. PLN mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan,” ujar Gregorius dilansir Kompas, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, terdapat tiga langkah utama yang perlu diperhatikan masyarakat, khususnya saat terjadi genangan atau banjir.
Pertama, apabila air mulai memasuki rumah, pelanggan diimbau segera mematikan aliran listrik melalui miniature circuit breaker (MCB) pada meteran listrik. Langkah ini penting untuk mencegah risiko tersengat listrik maupun kebakaran akibat korsleting.
Kedua, seluruh peralatan listrik dan elektronik yang masih terhubung ke stop kontak sebaiknya segera dicabut. Jika genangan air berpotensi meningkat, peralatan tersebut dianjurkan dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari jangkauan air guna menghindari arus pendek.
Ketiga, sebelum kembali menggunakan peralatan listrik setelah banjir surut, masyarakat diminta memastikan seluruh perangkat dalam kondisi benar-benar kering.
Air merupakan konduktor yang dapat membahayakan keselamatan jika bersentuhan dengan instalasi listrik.
Selain langkah pencegahan di tingkat rumah tangga, PLN juga meminta masyarakat segera melaporkan potensi ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat banjir atau dampak cuaca ekstrem lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui fitur pengaduan pada aplikasi PLN Mobile.
“Dalam kondisi tertentu, pasokan listrik dapat dipadamkan sementara demi mencegah risiko yang lebih besar. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Gregorius.
Editor : Hendry Rusadi
