Musrenbangcam Jenamas, Forum Strategis Tetapkan Prioritas Pembangunan Terukur

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kembali menegaskan komitmennya dalam merancang pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Jenamas.

SUARAMILENIAL.ID
, BUNTOK
– Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kembali menegaskan komitmennya dalam merancang pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Jenamas.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Jenamas, Kamis (5/2/2026) itu dihadiri langsung Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri bersama Wakil Bupati Khristianto Yudha, jajaran perangkat daerah, serta perwakilan desa dan kelurahan.

Dalam laporannya, Camat Jenamas Akhmad Haitami menyampaikan gambaran umum wilayahnya yang memiliki posisi strategis karena diapit tiga kabupaten. Ia mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan infrastruktur yang kini membuka akses jalan tembus menuju Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan (Kalsel), dan Kapuas.

“Dengan terbukanya akses ini, konektivitas wilayah semakin baik dan tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Khristianto Yudha, Bupati Eddy Raya Samsuri menegaskan Musrenbangcam merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung agar arah pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dengan fokus pembangunan pondasi hilirisasi berbasis sumber daya lokal untuk mendukung ketahanan pangan dan energi berkelanjutan,” katanya.

Pemkab Barsel pun telah menetapkan sejumlah target pembangunan ambisius pada 2027. Di antaranya pertumbuhan ekonomi 6,45 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 3,77 persen, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,09 persen, Indeks Gini turun ke 0,256, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 76,44.

Target tersebut meningkat dibandingkan capaian 2025, yang mencatat pertumbuhan ekonomi 4,02 persen, kemiskinan 4,94 persen, pengangguran 4,30 persen, Indeks Gini 0,266, dan IPM 75,21.

Untuk mewujudkannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian pembangunan.

Musrenbangcam Jenamas diharapkan mampu menghasilkan daftar prioritas program yang terukur dan tepat sasaran, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Lebih baru Lebih lama