Nelayan 71 Tahun Hilang Saat Melaut di Perairan Pulau Sebuku, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi Terakhir

Seorang nelayan lanjut usia dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Hingga Selasa (24/02/2026), korban belum kembali ke rumah, sehingga tim SAR gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian.

SUARAMILENIAL.ID
, KOTABARU
– Seorang nelayan lanjut usia dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Hingga Selasa (24/02/2026), korban belum kembali ke rumah, sehingga tim SAR gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan korban bernama Ridwan (71), yang akrab disapa Papa Ombo, warga Tanjung Pelayar, Pulau Laut. Ia diketahui berangkat melaut seorang diri pada Senin (23/02) sekitar pukul 16.00 WITA untuk mencari ikan seperti biasanya.

Namun, hingga malam hari sekitar pukul 20.00 WITA, korban tak kunjung pulang. Keluarga yang mulai khawatir kemudian bersama warga setempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar perairan. Sayangnya, perahu maupun keberadaan korban belum ditemukan.

Laporan kejadian tersebut diteruskan ke Pos SAR Kotabaru dan selanjutnya ditangani Basarnas Banjarmasin untuk operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, memastikan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Setelah menerima informasi tersebut, kami segera memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru menggunakan armada RIB 02. Fokus utama kami menyisir area di sekitar titik terakhir korban dilaporkan mencari ikan,” ujarnya.

Sebanyak lima personel diterjunkan dalam operasi ini. Mereka diperkirakan menempuh perjalanan laut sekitar dua jam menuju lokasi kejadian. Tim juga dilengkapi peralatan pendukung seperti Aqua Eyes untuk mendeteksi objek di bawah air serta perlengkapan water rescue lainnya.

Operasi pencarian turut melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Pos TNI AL Sekapung, Satpolair Polres Kotabaru, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan. Meski demikian, tim berharap situasi tersebut tetap mendukung proses penyisiran sehingga korban dapat segera ditemukan.

Pihak keluarga pun berharap Papa Ombo bisa segera kembali dengan selamat.

Lebih baru Lebih lama