SUARAMILENIAL.ID,BANJARMASIN – Menyambut bulan suci Ramadan 2026, Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan menggelar program sosial bertajuk Pelindo Berbagi Ramadan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
Melalui program tersebut, Pelindo menyalurkan ribuan bantuan sosial, mulai dari paket sembako gratis, santunan anak yatim piatu, hingga pembagian takjil untuk berbuka puasa.
Secara rinci, bantuan yang disalurkan meliputi 5.950 paket sembako senilai Rp892,5 juta, 375 santunan anak yatim piatu sebesar Rp112,5 juta, serta 3.400 paket takjil Ramadan senilai Rp119 juta. Total bantuan yang digelontorkan mencapai sekitar Rp1,124 miliar.
Distribusi bantuan dilakukan di sejumlah wilayah kerja pelabuhan, seperti Banjarmasin, Sampit, Pulang Pisau, Kumai, Kotabaru, hingga Batulicin.
Direktur Manajemen Risiko Pelindo, Boy Robyanto, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai integritas dan kepedulian sosial di lingkungan kerja.
“Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, namun ruang silaturahmi, refleksi, dan penguatan nilai. Di tengah dinamika bisnis kepelabuhanan, Ramadan mengajak kita memperkuat integritas dan kepedulian, baik sebagai individu maupun organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kehati-hatian juga sejalan dengan prinsip manajemen risiko yang diterapkan perusahaan.
Sementara itu, Sub Regional Head Kalimantan, Sugiono, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen Pelindo untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar pelabuhan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa mempererat hubungan Pelindo dengan masyarakat sekaligus membantu mereka yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini,” katanya.
Melalui Pelindo Berbagi Ramadan, Pelindo berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan budaya berbagi dapat terus tumbuh serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
