SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional 14 Banjarmasin memastikan kesiapan layanan perbankan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital.
Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat selama Ramadan hingga periode libur Lebaran. Sejumlah modus yang perlu diwaspadai antara lain phishing melalui tautan palsu, penipuan undian hadiah, hingga permintaan kode OTP oleh pihak yang mengaku sebagai petugas bank.
BRI menegaskan tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP, melalui telepon, pesan singkat, email, atau media sosial.
Regional CEO BRI Banjarmasin, Bambang Indriatmoko, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran layanan perbankan di tengah lonjakan transaksi.
“Kami memahami bahwa menjelang Idulfitri, aktivitas transaksi masyarakat meningkat signifikan. Karena itu, kami menyiapkan langkah antisipatif dari sisi operasional layanan serta penguatan jaringan ATM dan CRM agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Selain penguatan layanan, BRI juga mendorong pemanfaatan kanal digital untuk memudahkan transaksi. Nasabah dapat menggunakan aplikasi BRImo, jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, serta layanan agen BRILink yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan.
Untuk pengaduan, nasabah juga dapat memanfaatkan fitur pusat bantuan di aplikasi BRImo dengan memilih menu pengaduan dan mengisi detail transaksi untuk mendapatkan nomor tiket laporan.
BRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat, terutama pada momen penting seperti Idulfitri.
Sebagai lembaga perbankan, BRI juga merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.
Editor : Muhammad Robby
