
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Seri pembuka musim balap motor paling bergengsi kembali panas sejak lampu start belum menyala. MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Chang, Buriram, bukan cuma soal perebutan podium, tapi juga misi besar: menjegal dominasi Marc Márquez.
Musim lalu, Thailand jadi panggung sempurna buat pembalap bernomor 93 itu. Pole position, juara sprint race, sampai menang balapan utama sukses ia sapu bersih. Modal tersebut bikin langkahnya mulus hingga akhirnya mengunci gelar juara dunia sebelum seri terakhir.
Tapi musim ini ceritanya berbeda.
Para pembalap muda kompak pasang target: jangan biarkan Marquez nyaman sejak awal. Dan tanda-tandanya sudah kelihatan.
Sprint race lepas dari genggaman Marquez. Justru pembalap muda Spanyol, Pedro Acosta, yang mencuri perhatian dengan merebut kemenangan.
Bukan cuma itu. Posisi pole position juga gagal diamankan sang senior. Start terdepan justru jadi milik rider Italia, Marco Bezzecchi, yang tampil agresif sepanjang sesi kualifikasi.
Bezzecchi datang dengan ambisi besar. Musim lalu ia finis ketiga di klasemen akhir, tepat di belakang duo Marquez. Kini, pembalap Aprilia Racing tersebut mengincar satu hal: naik kelas jadi penantang utama gelar juara.
Dari kubu yang sama, Jorge Martín juga tak mau ketinggalan. Juara dunia 2024 itu sempat terseok musim lalu karena cedera, namun kini sudah pulih dan siap kembali bersaing di barisan depan.
Belum lagi nama-nama lain yang siap bikin kejutan, termasuk pendatang baru sensasional Toprak Razgatlıoğlu yang berambisi langsung mengusik dominasi para senior.
Singkatnya, Marquez tak lagi sendirian di depan. Ia kini dikepung generasi baru yang lapar kemenangan.
Thailand pun berpotensi jadi arena “keroyokan” pertama musim ini. Jika lengah sedikit saja, sang juara bertahan bisa langsung tersingkir dari persaingan.
Balapan baru dimulai, tapi tensinya sudah setara final.
Sumber : CNN Indonesia