Lantai Kelas Amblas, Saut Nathan Samosir Tinjau SDN Sungai Lulut 3

Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PDI Perjuangan, Saut Nathan Samosir, meninjau kondisi SDN Sungai Lulut 3, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (4/3/2026). Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PDI Perjuangan, Saut Nathan Samosir, meninjau kondisi SDN Sungai Lulut 3, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (4/3/2026). 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan rencana renovasi menyusul lantai dua ruang kelas yang amblas akibat banjir awal tahun.

Kepala SDN Sungai Lulut 3, Huda Binti Isma’il Ahmadi, menjelaskan kerusakan terjadi pascabanjir Januari lalu. Meski genangan telah surut, pergeseran fondasi menyebabkan lantai kelas melengkung dan tidak rata.

“Dua ruang kelas mengalami kerusakan lebih berat. Kami mengalihkan rombongan belajar ke kelas lain untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujarnya dilansir Jurnal Kalimantan. 

Dari dua ruang yang terdampak, satu ruangan sudah tidak digunakan karena dinilai membahayakan. Satu ruangan lainnya masih dipakai secara terbatas karena keterbatasan ruang belajar. Pihak sekolah sempat menerapkan sistem sif pagi dan siang, namun dinilai kurang efektif.

Selain kerusakan ruang kelas, halaman sekolah juga kerap terendam banjir pasang setiap tahun. Genangan yang terkadang baru surut pada Maret menghambat aktivitas belajar, termasuk upacara bendera dan pelajaran olahraga.

Kerusakan tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Huda menyebut kepala dinas telah meninjau langsung kondisi sekolah saat banjir dan menjanjikan perbaikan pada 2026.

“Kepala dinas sudah melihat lantai kelas yang melengkung dan menyampaikan rencana perbaikan tahun ini,” kata Huda.

Menanggapi laporan itu, Samosir mengaku turun langsung ke lokasi setelah menerima informasi pada Selasa sore. Ia membenarkan kondisi lantai dan teras kelas sudah turun dan membahayakan.

“Ini sangat memprihatinkan dan bisa mengganggu keselamatan murid serta guru. Saya sendiri merasa was-was saat menginjak lantainya,” ujarnya.

Samosir memastikan perbaikan telah masuk prioritas Disdik untuk 2026. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan kepala dinas, sekretaris dinas, dan kepala bidang pembinaan SD guna memastikan ketersediaan anggaran.

“Kita pastikan sudah masuk perencanaan dan anggaran 2026. Jangan sampai hanya wacana,” katanya.

Ia berharap proyek perbaikan tiga ruang kelas dapat segera dilelang dan mulai dikerjakan pada April mendatang, sehingga tidak menunggu hingga akhir tahun. 

Samosir juga mengingatkan pihak sekolah menyiapkan strategi penempatan siswa selama proses renovasi berlangsung agar kegiatan belajar tetap berjalan.

Editor    : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama