
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Gelombang penarikan diri pemain Arsenal dari panggilan tim nasional tengah jadi sorotan. Dalam jeda internasional kali ini, setidaknya enam pemain The Gunners dipastikan absen membela negaranya masing-masing, mayoritas karena masalah cedera.
Nama-nama penting seperti Gabriel Magalhães, William Saliba, Leandro Trossard, Jurrien Timber, hingga Eberechi Eze memilih mundur demi fokus pemulihan kondisi fisik.
Tak hanya itu, kapten Arsenal Martin Ødegaard juga sebelumnya dipastikan tidak masuk skuad Norwegia karena masih menjalani pemulihan cedera lutut.
Cedera Jadi Alasan Utama
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Padatnya jadwal kompetisi membuat para pemain rentan mengalami cedera, terutama usai pertandingan besar. Seperti yang dialami Gabriel Magalhães, yang merasakan nyeri pada lutut kanan setelah tampil di final Carabao Cup melawan Manchester City.
Pihak timnas Brasil bahkan telah mengonfirmasi bahwa Gabriel tidak dalam kondisi fit untuk tampil selama jeda internasional. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan agar cedera tidak semakin parah.
Efek Domino ke Timnas
Absennya para pemain Arsenal juga berdampak langsung ke tim nasional masing-masing. Di timnas Prancis, misalnya, posisi Saliba harus digantikan oleh Maxence Lacroix setelah ia mengalami masalah pada pergelangan kaki kiri dan diperkirakan butuh waktu istirahat sekitar 10 hari.
Sementara itu, Trossard yang sempat tampil selama 82 menit di final Carabao Cup juga memilih mundur akibat gangguan di bagian pinggul.
Alarm untuk Arsenal?
Situasi ini bisa jadi sinyal bahaya bagi Arsenal. Di satu sisi, absennya pemain dari timnas memberi waktu pemulihan tambahan. Namun di sisi lain, banyaknya pemain cedera tentu menjadi tantangan serius bagi klub dalam menjaga konsistensi performa di sisa musim.
Dengan jadwal yang masih padat, keputusan menarik diri dari timnas tampaknya menjadi langkah realistis demi menjaga kebugaran pemain dalam jangka panjang.
Sumber : CNN Indonesia