
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Sumatra Utara dipastikan aman dengan harga yang relatif terkendali.
Meski aktivitas belanja masyarakat mulai meningkat, aparat tetap mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar yang dapat merugikan konsumen.
Untuk memastikan kondisi tersebut, Tim Subdirektorat I Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatra Utara bersama Satgas Pangan dan sejumlah instansi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Petisah dan Pasar Sukaramai, Sabtu (14/3).
Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Budi Prasetyo, mengatakan kegiatan pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi dan harga kebutuhan pokok tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
“Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bahan pokok masih cukup terkendali. Kami mengimbau pedagang tidak menaikkan harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Di Pasar Petisah, tim memantau sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging. Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah minyak goreng bersubsidi Minyakita.
Menurut Budi, sebagian besar pedagang telah menjual Minyakita sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, masih ditemukan beberapa pedagang yang menjual sekitar Rp16 ribu per liter.
“Pedagang mengaku harga digenapkan karena tidak ada kembalian. Meski begitu, kami tetap mengingatkan agar penjualan mengikuti ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sidak tersebut juga melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatra Utara, Perum Bulog Kanwil Sumut, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Badan Pangan Nasional, serta pihak pengelola pasar.
Selain memantau harga, petugas juga memastikan ketersediaan stok pangan tetap mencukupi hingga Idulfitri. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan di pasar.
“Kami pastikan stok pangan di Sumatra Utara aman sampai Lebaran. Masyarakat tidak perlu panik membeli,” kata Budi.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Erwin Budiana, mengatakan Bulog terus menjaga pasokan bahan pokok, termasuk minyak goreng Minyakita dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Ia menyebutkan di beberapa lapak, beras SPHP bahkan dijual di bawah HET, yakni sekitar Rp60 ribu per kemasan lima kilogram.
“Kami terus menyalurkan pasokan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan harga tetap stabil,” ujarnya.
Pemantauan juga dilakukan di Pasar Sukaramai, Jalan AR Hakim, Medan. Tim Subdit I Indag yang dipimpin Panit I Ipda E Barus memeriksa sejumlah toko bahan pokok serta pedagang daging dan telur.
Hasil pemantauan menunjukkan harga berbagai komoditas di pasar tersebut masih berada dalam kondisi stabil menjelang Lebaran.
Sumber : CNN Indonesia