Tetap Aman Berkendara Saat Puasa, Ini Tips dari Yamaha Riding Academy

Yamaha Riding Academy. Foto-Dok Yamaha

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan suasana khas di berbagai daerah di Indonesia


Meski sedang menjalankan ibadah puasa, aktivitas masyarakat tetap berlangsung dinamis, termasuk mobilitas harian menggunakan sepeda motor.


Pada waktu-waktu tertentu, seperti menjelang berbuka puasa, kondisi lalu lintas biasanya menjadi lebih padat dibandingkan hari biasa. 


Situasi tersebut menuntut para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.


Trainer Yamaha Riding Academy IndonesiaMuhammad Arief, mengatakan pengendara perlu lebih memperhatikan kondisi tubuh saat berkendara selama menjalani ibadah puasa.


“Selama bulan puasa, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri karena kelelahan, dehidrasi, dan menurunnya konsentrasi bisa meningkatkan risiko saat berkendara, terutama di jam-jam menjelang berbuka yang lalu lintasnya lebih padat,” ujar Arief.


Menurut dia, pengendara perlu mempersiapkan diri dengan baik, mengatur waktu perjalanan, serta tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama.


Berikut beberapa tips berkendara saat berpuasa yang dibagikan Yamaha Riding Academy:


1. Persiapan fisik sejak sahur

Pengendara dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi serta mencukupi kebutuhan cairan saat sahur agar terhindar dari dehidrasi selama beraktivitas. Konsumsi vitamin juga dapat membantu menjaga stamina selama berpuasa.


2. Atur waktu perjalanan

Mengelola waktu perjalanan menjadi hal penting agar pengendara tidak terburu-buru di jalan. Saat mendekati waktu berbuka puasa dan kondisi lalu lintas lebih padat, pengendara disarankan tetap tenang dan tidak tergesa-gesa.


Bagi yang masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka tiba, pengendara dapat membawa bekal ringan dan air mineral sehingga dapat berhenti sejenak untuk membatalkan puasa dengan aman.


3. Jaga emosi dan konsentrasi

Menjelang berbuka puasa, kepadatan lalu lintas biasanya meningkat. Karena itu pengendara diimbau tetap fokus, menghindari emosi, serta melakukan akselerasi secara halus dan menghindari pengereman mendadak.


4. Gunakan perlengkapan berkendara yang nyaman

Penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tetap penting untuk mengurangi risiko kecelakaan. Pemilihan perlengkapan yang nyaman dan tidak terlalu panas juga membantu menjaga energi tubuh saat berkendara di tengah puasa.


Selain itu, pengendara juga disarankan mengenali rute perjalanan dan mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan dengan memilih jalur alternatif jika memungkinkan.


Di sisi lain, kondisi sepeda motor juga perlu dipastikan dalam keadaan prima melalui pengecekan rutin. 


Kendaraan yang terawat dengan baik akan membantu menjaga performa tetap optimal sehingga pengendara dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman selama Ramadan.


Editor : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama