
Pemerintah resmi mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang 52,37 kilometer tanpa tarif alias gratis.
SUARAMILENIAL.ID, NUSANTARA – Pemerintah resmi mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang 52,37 kilometer tanpa tarif alias gratis. Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mengurai kepadatan arus kendaraan menuju kawasan IKN maupun Kalimantan Selatan.
Pembukaan jalur tol ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan efisiensi waktu tempuh menuju kawasan inti ibu kota baru tanpa harus terjebak kemacetan jalur logistik konvensional.
Namun, operasional tol masih bersifat terbatas. Jalan tol ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I, seperti sedan, jip, pick-up atau truk kecil, serta bus kecil. Pengendara juga diwajibkan mematuhi batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam karena jalan masih berada dalam tahap pengawasan fungsional.
Sementara itu, sepeda motor, bus besar, dan truk logistik berat belum diperbolehkan melintasi jalur tersebut.
Berdasarkan informasi dari Otorita IKN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jalur tol ini juga tidak beroperasi selama 24 jam. Selama masa uji fungsi, pengendara wajib mengikuti protokol operasional yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Tol IKN dibuka secara fungsional mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026 dengan jam operasional pukul 06.00–18.00 WITA. Khusus pada Hari Raya Idulfitri, waktu operasional dimulai pukul 09.00 hingga 18.00 WITA.
Untuk mengakses tol tersebut, pengendara dapat masuk melalui beberapa titik strategis, di antaranya Gerbang Tol Manggar sebagai akses utama. Selain itu, tersedia akses lain melalui Tol IKN 1B di kawasan Ring Road (Jl. Mukmin Faisyal) Balikpapan Selatan, serta jalur Simpang ITCI dan rute alternatif menuju Bandara VVIP Nusantara.
Secara nasional, Tol IKN menjadi salah satu dari sepuluh ruas tol fungsional yang dibuka pemerintah. Total panjang jalur tol baru yang dioperasikan mencapai 291,13 kilometer dan diharapkan dapat menjadi katup pengaman untuk mengurangi potensi kemacetan di sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas.
Sumber : mu4.co.id