![]() |
| Ajang World Supersport 2026 memasuki seri ketiga yang akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, pada 17–19 April. Foto-Istimewa |
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Ajang World Supersport 2026 memasuki seri ketiga yang akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, pada 17–19 April.
Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra, menatap putaran ini sebagai momentum untuk kembali meraih hasil maksimal setelah seri sebelumnya di Portimao tanpa poin.
Sirkuit Assen bukan tempat yang asing bagi pembalap berusia 19 tahun asal Yogyakarta tersebut.
Dalam tiga musim terakhir, Aldi telah mencicipi lintasan ini di berbagai ajang, mulai dari World Supersport, World Supersport 300, hingga R3 BLU CRU World Cup.
Catatan performanya pun cukup konsisten dengan finis di 10 besar dalam tiga penampilan terakhir di sirkuit tersebut.
Musim ini, Aldi yang bergabung dengan tim AS BLU CRU Racing Team kembali menghadapi tantangan di level kompetisi yang semakin ketat.
Persiapan pun dilakukan lebih intensif, termasuk dengan menetap sementara di Eropa guna memaksimalkan latihan fisik serta adaptasi terhadap motor Yamaha YZF-R9.
Selain itu, kondisi pergelangan tangan yang sempat menjalani operasi disebut berangsur membaik, menjadi faktor penting dalam mendukung performanya di lintasan.
“Saya berharap Assen bisa menjadi titik kebangkitan setelah hasil di Portimao. Karakter trek ini cukup familiar, dan dengan setelan motor yang tepat serta tanpa insiden, saya optimistis bisa meraih poin signifikan,” ujar Aldi.
Pada musim lalu, ia mencatatkan hasil cukup baik di Assen dengan finis di posisi kedelapan pada dua balapan.
Hasil tersebut menjadi modal kepercayaan diri untuk kembali bersaing di barisan depan, atau setidaknya mempertahankan posisi di 10 besar.
Saat ini, Aldi menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 23 poin. Pencapaian terbaiknya sejauh ini adalah finis podium kedua di seri pembuka di Phillip Island, yang juga menjadi catatan bersejarah bagi pembalap Indonesia di ajang tersebut.
Manajer Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menilai kesiapan Aldi tidak hanya ditopang oleh pemulihan fisik, tetapi juga kematangan mental dalam menghadapi tekanan kompetisi di level dunia.
“Pengalaman balapan di sirkuit Eropa, termasuk Assen, menjadi nilai tambah. Kami berharap seri ini bisa menjadi titik kebangkitan agar ia semakin kompetitif sepanjang musim,” ujar Wahyu.
Seri Assen akan diawali dengan sesi latihan bebas dan Superpole pada Jumat (17/4), dilanjutkan Race 1 pada Sabtu (18/4) dan Race 2 pada Minggu (19/4).
Seluruh balapan dijadwalkan berlangsung pada malam hari waktu Indonesia.
Editor : Hendry Rusadi
