KAI Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
– PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.

Hal tersebut disampaikan oleh VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi pada Selasa (28/4/2026).

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik,” ujar Anne.

Kecelakaan yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam itu melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jabodetabek.

Dalam insiden tersebut, seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. Namun, enam penumpang KRL meninggal dunia, sementara sekitar 80 orang lainnya mengalami luka-luka.

Para korban luka telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI menyatakan akan terus memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga, termasuk memastikan proses penanganan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Anne menjelaskan, proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena sejumlah korban masih dalam kondisi hidup dan memerlukan penanganan secara hati-hati. Tim gabungan yang terdiri dari tenaga medis, Basarnas, dan petugas KAI dikerahkan untuk menangani situasi tersebut.

Selain itu, KAI juga telah mendirikan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban memperoleh informasi terkait penumpang.

Untuk sementara, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang. Sementara itu, perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau kanal resmi perusahaan.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama