PSG Dipermalukan Lyon, Luis Enrique Soroti Efektivitas Lawan

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
– Hasil mengejutkan terjadi di lanjutan Ligue 1 saat Paris Saint-Germain harus menelan kekalahan dari Olympique Lyon. Kekalahan ini terasa menyakitkan, mengingat dominasi PSG sepanjang pertandingan tak berbuah hasil.

Bermain di Parc des Princes, Minggu (19/4), PSG justru kebobolan cepat lewat gol Endrick pada menit keenam dan Alfonso Moreira di menit ke-18. Dua gol tersebut lahir dari minimnya peluang yang dimiliki Lyon.

Pelatih PSG, Luis Enrique, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya sudah berusaha keras menciptakan peluang, namun gagal memaksimalkannya.

“Kami punya banyak peluang, tapi tidak bisa mencetak gol. Mereka hanya punya sedikit kesempatan dan bisa mencetak dua gol. Itulah sepak bola,” ujarnya.

Secara statistik, PSG memang jauh lebih dominan. Les Parisiens mencatatkan 23 tembakan dengan enam mengarah ke gawang. Sementara Lyon hanya memiliki enam percobaan, lima di antaranya tepat sasaran dan menghasilkan dua gol.

Enrique bahkan menyebut kekalahan ini sebagai hal yang memalukan, mengingat timnya tengah bersaing ketat dalam perebutan gelar Ligue 1. Saat ini, PSG hanya unggul tipis dalam klasemen dan berpotensi tergeser jika kembali terpeleset.

Senada dengan sang pelatih, bek PSG Lucas Hernandez juga menyoroti efektivitas Lyon. Ia menilai lawan mampu memaksimalkan peluang sekecil apa pun, sementara PSG gagal memanfaatkan dominasi.

“Mereka hanya punya dua peluang dan mencetak dua gol. Kami sebenarnya bisa bermain lebih baik,” kata Hernandez.

Kekalahan ini membuat langkah PSG dalam mempertahankan gelar semakin berat. Mereka kini dituntut segera bangkit karena jadwal padat sudah menanti, termasuk laga melawan Nantes dan Angers di liga domestik.

Tak hanya itu, PSG juga harus bersiap menghadapi laga besar di semifinal Liga Champions melawan Bayern Munchen pekan depan. Situasi ini memaksa Enrique untuk segera menemukan solusi agar timnya kembali ke performa terbaik.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama