
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak dan menghancurkan kapal-kapal Iran yang diduga menebar ranjau di kawasan Selat Hormuz.
Perintah tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial miliknya, di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap aktivitas penebaran ranjau yang dinilai mengancam jalur pelayaran internasional.
Ia juga menyebut operasi pembersihan ranjau oleh militer AS sedang berlangsung dan diperintahkan untuk ditingkatkan secara signifikan.
Ketegangan ini muncul seiring sikap Iran yang disebut masih menutup akses di Selat Hormuz serta belum menunjukkan keinginan untuk melanjutkan negosiasi dengan AS.
Pecat Menteri Angkatan Laut
Beberapa jam sebelum pernyataan tersebut, Trump juga diketahui memberhentikan Menteri Angkatan Laut AS, John Phelan.
Pemecatan itu diumumkan oleh Pentagon dalam pernyataan singkat yang menyebut keputusan berlaku segera, tanpa penjelasan rinci.
Namun, sejumlah sumber menyebut langkah tersebut berkaitan dengan kinerja Phelan yang dinilai lambat, khususnya dalam mendorong reformasi pembangunan kapal militer.
Selain itu, ia juga dilaporkan memiliki hubungan kurang harmonis dengan sejumlah pejabat tinggi pertahanan AS, termasuk Pete Hegseth dan pejabat lainnya di lingkungan Pentagon.
Situasi Kawasan Memanas
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia, sehingga setiap eskalasi di kawasan ini berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas global.
Instruksi terbaru dari Trump dinilai semakin mempertegas sikap keras AS terhadap Iran, sekaligus meningkatkan kekhawatiran akan potensi konflik terbuka di kawasan Timur Tengah.
Sumber : CNN Indonesia