SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Calon Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan periode 2026–2030, Muhammad Syaripuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin, menilai potensi atlet muda basket di Kalimantan Selatan sangat menjanjikan dan perlu didukung dengan pembinaan berkelanjutan serta kompetisi yang rutin.
Hal tersebut disampaikannya usai pertandingan final cabang olahraga basket Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026 yang berlangsung di GOR Hasanuddin HM, Minggu (24/5/2026).
Menurut Bang Dhin, kualitas permainan para atlet muda yang tampil pada ajang POPDA tahun ini menunjukkan perkembangan positif basket di Banua. Ia melihat potensi atlet tidak hanya berasal dari kota besar, tetapi juga mulai tumbuh di berbagai daerah.
“Potensi atlet lokal sangat luar biasa. Tinggal bagaimana pembinaan dilakukan secara serius dan kompetisi terus dijalankan secara rutin,” ujarnya.
Ia menegaskan, kompetisi yang berkesinambungan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pemain. Dengan adanya pertandingan rutin, atlet memiliki ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Selain itu, Bang Dhin juga menilai pembinaan usia dini harus menjadi perhatian bersama agar regenerasi atlet basket di Kalimantan Selatan dapat terus berjalan dengan baik.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, sekolah, dan klub basket sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan.
“Kalau kompetisi berjalan rutin dan pembinaan dilakukan serius, saya optimistis atlet basket Kalimantan Selatan bisa bersaing di level nasional,” katanya.
Ajang POPDA 2026 sendiri dinilai menjadi salah satu wadah penting untuk melihat perkembangan atlet pelajar sekaligus mencari bibit-bibit potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat lebih tinggi di masa mendatang.
Editor : Muhammad Robby
