SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi memulai tahapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membuka penjaringan bagi bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalsel, Bambang Yanto Permono, menyampaikan bahwa proses penjaringan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju hari H pelaksanaan Musda. Pihaknya menegaskan bahwa Demokrat Kalsel berkomitmen memberikan keluasan informasi dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapapun yang ingin mendaftar, baik dari kader internal partai maupun tokoh eksternal.
"Mulai hari ini, kita sudah melakukan tahapan-tahapan untuk Musyawarah Daerah. Panitia Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) sudah bergerak melalui maraton yang dilakukan kawan-kawan DPD, dan hari ini kita resmi membuka penjaringan. Kami membuka seluas-luasnya dan memberikan keluasan informasi kepada publik," ujar Bambang saat memberikan keterangan di Banjarmasin.
Ia menambahkan, Partai Demokrat Kalsel tidak akan menutup mata terhadap potensi-potensi kepemimpinan yang ada di masyarakat. Dengan adanya keterbukaan informasi ini, diharapkan masyarakat luas dapat mengetahui proses yang sedang berjalan. Segala profesi, mulai dari wartawan hingga pengusaha, dipersilakan untuk mengajukan diri selama memenuhi kriteria dan persyaratan yang telah dipersiapkan oleh panitia.
"Siapapun berhak mengajukan diri, baik itu kader internal maupun eksternal, silakan. Kami terbuka lebar karena kita ingin mencari pemimpin yang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan program-program Partai Demokrat. Harapan kami, masyarakat luas mengetahui hal ini dan Musda kelima (V) Demokrat Kalsel dapat berjalan dengan baik dan lancar," lanjutnya.
Meskipun pendaftaran terbuka lebar, Bambang mengingatkan bahwa seluruh bakal calon wajib mengikuti dan memenuhi ketentuan yang berlaku di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat. Selain itu, proses seleksi akan berjalan ketat guna memastikan keseriusan dan komitmen dari masing-masing kandidat.
"Perlu dicatat, setelah Musda nanti, para calon tetap akan melalui tahapan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hal ini dilakukan untuk menjaga dan menguji seberapa besar keseriusan calon tersebut dalam memimpin partai ke depan," pungkas Bambang.
Proses penjaringan ini dipastikan akan terus berjalan dan terbuka secara transparan hingga mendekati hari pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan.
Editor : Hendry Rusadi
