
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Rangkaian Educational Class dalam Jogja Financial Festival 2026 berlangsung meriah di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (22/5/2026). Berbagai sesi kelas edukasi dipadati peserta yang antusias mengikuti pembahasan seputar keuangan, investasi, ekonomi kreatif, hingga keamanan digital.
Penyelenggara menghadirkan lima kelas utama dengan tema berbeda, yakni “New Wealth Era: Market, Algorithm, and Money”, “Financial Survival for Young Generation”, “Waspada Kejahatan Siber di Era Digital Banking”, “Kalau Punya Rp10-100 Juta Hari Ini”, dan “Creative-Preneurship”.
Sejumlah narasumber dari berbagai bidang turut hadir mengisi sesi tersebut. Mereka antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso, Direktur Group Analisis Stabilitas Sistem Keuangan Ahmad Subhan Irani, serta SR Advisor Fraud Banking Investigation PT Bank Central Asia sekaligus Ketua Komite Kerja Siber Fraud Perbanas Wani Sabu.
Selain itu, acara juga menghadirkan Stock Enthusiast Michael Yeoh, Digital & Marketing Communication Head Bank Mega Caroline Setiabudi, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, hingga musisi sekaligus Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto.
Pada sesi “Kalau Punya Rp10-100 Juta Hari Ini”, peserta terlihat aktif menyimak pembahasan mengenai strategi memulai investasi saham. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan keuangan dan investasi.
Suasana berbeda terlihat dalam kelas “Financial Survival for Young Generation”. Sesi tersebut dipenuhi gelak tawa saat komika Arif Brata tampil membawakan materi dengan gaya komedi.
“Di kampung saya belum terlalu paham QRIS. Jangankan pakai QRIS, dolar saja tidak,” ujar Arif yang langsung disambut tawa peserta.
Sementara itu, pada kelas “Creative-Preneurship”, Irene Umar dan Yovie Widianto membahas perkembangan industri kreatif Indonesia, termasuk peluang usaha lokal yang kini diminati pasar internasional.
Irene mencontohkan profesi seniman tato lokal yang kini banyak dilirik hingga ke luar negeri. Menurut dia, potensi ekonomi kreatif Indonesia masih sangat besar untuk dikembangkan.
Keseruan acara juga terasa dalam kelas “New Wealth Era” yang menghadirkan sesi kuis interaktif. Panitia membagikan hadiah berupa dua unit telepon genggam dan jam tangan pintar kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari narasumber.
Sumber : CNN Indonesia