Ombudsman Kalsel Tinjau Layanan Haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin

Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pemantauan lapangan terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Banjarmasin, Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (12/5/2026).

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARBARU
 — Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pemantauan lapangan terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Banjarmasin, Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, bersama jajaran. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, H Eddy Khairani, beserta para kepala bidang dan staf.

Dalam kunjungan itu, Ombudsman meninjau sejumlah fasilitas pelayanan bagi jemaah calon haji, termasuk layanan kesehatan, konsumsi, akses kamar, hingga fasilitas pendukung bagi kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), jemaah uzur, dan penyandang disabilitas.

Hadi Rahman mengatakan, pihaknya mengapresiasi peningkatan layanan yang dinilai semakin ramah dan humanis terhadap jemaah prioritas. Menurut dia, keberadaan gedung baru di Asrama Haji Banjarbaru menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Dengan adanya gedung yang baru ini sangat membantu para jemaah dalam mengakses berbagai layanan di Asrama Haji. Mulai dari akses kamar, layanan kesehatan, konsumsi hingga pendampingan petugas semuanya terlihat lebih tertata dan memudahkan para jemaah,” ujar Hadi.

Ia menambahkan, kamar-kamar yang disediakan dinilai representatif dengan akses yang mudah, kebersihan yang terjaga, serta fasilitas pendukung yang memadai.

Meski demikian, Ombudsman juga memberikan sejumlah catatan dan masukan terkait pemenuhan standar pelayanan ibadah haji. Beberapa di antaranya yakni perlunya publikasi standar pelayanan dan maklumat pelayanan, penguatan sistem pengelolaan pengaduan, serta penyediaan tombol darurat atau panic button di toilet jemaah, khususnya bagi kelompok rentan.

Sementara itu, Eddy Khairani menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Ombudsman terhadap penyelenggaraan layanan haji di Embarkasi Banjarmasin.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ombudsman sebagai lembaga negara independen yang berwenang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik di Indonesia. Kehadiran dan masukan yang diberikan tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan layanan,” kata Eddy.

Ia berharap sinergi antara Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan dengan Ombudsman Kalsel dapat terus diperkuat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Lebih baru Lebih lama