
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Pelatih Pep Guardiola mulai menjalani proses kepindahan dari Manchester setelah memutuskan mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City pada akhir musim 2025/2026.
Keputusan Guardiola meninggalkan Man City diumumkan menjelang laga terakhir Premier League musim ini melawan Aston Villa. Pertandingan tersebut akan menjadi laga pamungkas Guardiola bersama The Citizens setelah satu dekade menangani klub asal Manchester itu.
Selama 10 tahun menangani Manchester City, Guardiola sukses mempersembahkan total 20 gelar bagi klub. Berbagai trofi bergengsi berhasil diraih, mulai dari Premier League, Piala FA, Carabao Cup, Community Shield, Liga Champions, Piala Super Eropa, hingga Piala Dunia Antarklub.
Di bawah kepemimpinannya, Manchester City menjelma menjadi salah satu kekuatan dominan di sepak bola Eropa. Guardiola juga dikenal sebagai sosok yang membawa perubahan besar terhadap gaya bermain klub.
Meski demikian, Guardiola menegaskan keputusannya hengkang bukan karena faktor tertentu. Menurut dia, perjalanannya bersama Manchester City memang telah mencapai akhir.
“Jangan tanya saya soal alasan kenapa saya hengkang. Karena memang tidak ada alasan. Namun jauh di dalam hati saya, saya tahu bahwa inilah waktunya,” ujar Guardiola.
“Tidak ada yang abadi. Bila memang ada, mungkin itu akan ada di sini. Keabadian soal perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya miliki untuk Manchester City,” lanjutnya.
Hingga kini belum ada kepastian mengenai langkah Guardiola berikutnya setelah meninggalkan Manchester City.
Sumber : CNN Indonesia