![]() |
| Tahapan verifikasi keabsahan atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026 resmi dimulai. Foto-Istimewa |
SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Tahapan verifikasi keabsahan atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026 resmi dimulai.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel melakukan pemeriksaan administrasi seluruh peserta dari kabupaten dan kota sebelum pelaksanaan POPDA pada 18–24 Mei 2026.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz melalui Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Heru Susmianto mengatakan, verifikasi dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh atlet memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan panitia.
“Setiap hari kami melakukan pengecekan dokumen peserta POPDA dari kabupaten dan kota. Seluruh data sebelumnya sudah diunggah melalui aplikasi, kemudian dicocokkan kembali dengan dokumen asli yang dibawa peserta,” ujar Heru di Banjarmasin, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, sistem verifikasi berbasis aplikasi diterapkan untuk mempermudah pendataan sekaligus meningkatkan transparansi pelaksanaan POPDA tahun ini.
Menurut Heru, pencocokan dokumen asli dengan data yang telah diunggah menjadi langkah penting untuk menghindari persoalan administrasi saat pertandingan berlangsung.
“Jika dokumen asli tidak sesuai dengan data yang diunggah, tentu akan dilakukan evaluasi dan kemungkinan revisi. Kami ingin seluruh peserta disiplin memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.
Proses verifikasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026, dengan pembagian jadwal pemeriksaan untuk masing-masing daerah.
Pada Senin (11/5), verifikasi diikuti Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Tabalong, Balangan, dan Tanah Laut. Selanjutnya pada Selasa (12/5), giliran Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tapin, dan Barito Kuala.
Sementara pada Rabu (13/5), verifikasi dilakukan untuk Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.
Heru mengungkapkan, masih terdapat beberapa peserta yang belum memenuhi persyaratan administrasi berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dokumen. Namun, sebagian masih dalam proses komunikasi dengan tim dari daerah masing-masing.
“Hari ini memang ada beberapa peserta yang masih belum memenuhi syarat, tetapi sebagian masih dalam proses koordinasi dengan tim daerah,” jelasnya.
Dispora Kalsel juga masih memberikan kesempatan kepada kontingen untuk melengkapi kekurangan administrasi sesuai rekomendasi tim verifikasi sebelum batas akhir penetapan peserta.
“Kami berharap seluruh kontingen segera menyelesaikan kekurangan administrasi sehingga saat pelaksanaan nanti tidak ada lagi persoalan terkait keabsahan atlet,” pungkasnya. (*)
