SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Yamaha Kalselteng PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) kembali menghadirkan ruang berkumpul bagi pengguna skutik Classy Yamaha melalui kegiatan FOMO! Fazzio Hybrid Movement di Banjarmasin, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan ini memadukan aktivitas berkendara, kreativitas, dan edukasi berkendara hemat bahan bakar.
Puluhan pengguna Yamaha Fazzio Hybrid dan Yamaha Grand Filano Hybrid mengikuti city rolling dari Dealer Yamaha Km 2 menuju Espoir Cafe Banjarmasin.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman berkendara bersama dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Setibanya di lokasi, peserta mengikuti Moru Doll Class, workshop pembuatan boneka berbahan dasar chenille stem atau kawat bulu yang tengah populer di kalangan anak muda. Melalui kegiatan ini, peserta diajak membuat dan menghias boneka sesuai karakter dan kreativitas masing-masing.
Area Marketing Yamaha Kalselteng, Ismoyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Yamaha kepada pengguna Classy Yamaha di Kalimantan Selatan.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pengguna Classy Yamaha. Tidak hanya sekadar riding bersama, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk berkreasi, bersosialisasi, dan mendapatkan edukasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Menurut Ismoyo, konsep kegiatan disesuaikan dengan karakter pengguna Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid yang identik dengan gaya hidup modern, kreatif, dan aktif dalam komunitas.
“Saat ini motor bukan hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup anak muda. Karena itu kami menghadirkan Moru Doll Class yang sedang tren agar peserta dapat menyalurkan kreativitas sekaligus menikmati kebersamaan bersama pengguna Classy Yamaha lainnya,” katanya.
Selain aktivitas kreatif, Yamaha juga memberikan edukasi mengenai teknik berkendara yang efisien guna memaksimalkan teknologi Blue Core Hybrid yang disematkan pada kedua model tersebut.
“Kami juga ingin mengedukasi peserta mengenai cara berkendara yang baik dan hemat bahan bakar. Dengan memahami teknik berkendara yang tepat, konsumen dapat merasakan manfaat maksimal dari teknologi hybrid Yamaha,” tambahnya.
Sementara itu, Owner @fun.loving.friends, Ratasya Daranti, menjelaskan Moru Doll merupakan kerajinan tangan yang memungkinkan setiap orang mengekspresikan kreativitas melalui bentuk dan karakter yang dibuat sendiri.
“Moru Doll adalah boneka yang dibentuk secara manual menjadi karakter lucu dan unik. Setiap peserta bisa menciptakan desain yang berbeda sesuai imajinasi dan karakter masing-masing,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, peserta mempelajari teknik dasar mulai dari membentuk rangka tubuh hingga tahap akhir berupa penambahan aksesori.
Menurut Ratasya, proses pembuatan Moru Doll relatif sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian dan kreativitas.
“Bagian yang paling seru biasanya saat peserta mulai menambahkan aksesori seperti pita, topi, tas mini, dan berbagai ornamen lainnya. Di tahap ini mereka bisa benar-benar menuangkan ide sehingga setiap Moru Doll yang dihasilkan memiliki karakter unik dan berbeda,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satunya Jihan, yang mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan komunitas pengguna Classy Yamaha.
“Awalnya saya tertarik karena ada Moru Doll Class yang sedang viral dan ternyata acaranya gratis untuk pengguna Fazzio. Jadi saya langsung mendaftar karena penasaran ingin mencoba pengalaman baru,” ujarnya.
Menurut Jihan, suasana kegiatan yang santai membuat peserta mudah berinteraksi dan saling mengenal.
Ia juga mengaku mendapatkan pengalaman baru, baik dari sisi kreativitas maupun edukasi berkendara.
“Tadi juga dijelaskan beberapa tips berkendara hemat BBM yang bisa langsung diterapkan. Jadi bukan hanya datang untuk bersenang-senang, tetapi ada ilmu yang bisa dibawa pulang,” katanya.
Melalui program FOMO! Fazzio Hybrid Movement, Yamaha Kalselteng berupaya memperkuat posisi Classy Yamaha sebagai bagian dari gaya hidup generasi muda.
Selain menghadirkan kendaraan yang stylish dan efisien, Yamaha juga menyediakan ruang bagi penggunanya untuk berkreasi, berekspresi, dan membangun komunitas yang positif.
Editor : Hendry Rusadi
