M. Syaripuddin Pindah ke Komisi IV DPRD Kalsel, Fokus Benahi Pendidikan hingga Kesejahteraan Rakyat

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) M. Syaripuddin, SE, M.AP, resmi berpindah dari Komisi I ke Komisi IV DPRD Kalsel. Ia menyebut perpindahan tersebut sebagai amanah baru untuk memperkuat pengawasan terhadap sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.


SUARAMILENIAL.ID
, BANJARMASIN
— Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) M. Syaripuddin, SE, M.AP, resmi berpindah dari Komisi I ke Komisi IV DPRD Kalsel. Ia menyebut perpindahan tersebut sebagai amanah baru untuk memperkuat pengawasan terhadap sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

M. Syaripuddin mengatakan, Komisi IV memiliki peran strategis dalam mengawal berbagai isu, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, pemuda, olahraga, hingga kesejahteraan rakyat.

“Komisi IV adalah ruang strategis untuk memastikan hak-hak dasar rakyat benar-benar hadir. Pendidikan harus dibenahi, layanan kesehatan harus semakin merata, dan program kesejahteraan rakyat harus tepat sasaran,” ujar Syaripuddin dalam keterangannya, Senin (17/6/2026).

Menurut dia, perpindahan komisi bukan hanya perubahan struktur alat kelengkapan dewan, tetapi menjadi tanggung jawab baru dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Ia menilai sektor pendidikan di Kalimantan Selatan masih membutuhkan perhatian, terutama terkait pemerataan akses, peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah, mutu tenaga pendidik, serta penguatan pendidikan vokasi yang sesuai kebutuhan daerah.

“Pendidikan menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kebijakan anggaran harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain pendidikan, Syaripuddin juga menyoroti sektor kesehatan. Ia meminta agar pelayanan kesehatan dasar semakin mudah dijangkau, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah jauh dari pusat pelayanan.

“Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena jarak, biaya, maupun keterbatasan fasilitas,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan program kesejahteraan sosial, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta pemberdayaan pemuda dan olahraga sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Syaripuddin menyebut pengalaman selama bertugas di Komisi I menjadi bekal dalam memahami tata kelola pemerintahan, regulasi, kelembagaan, serta hubungan antara kebijakan dan pelayanan publik.

Pengalaman tersebut, kata dia, akan menjadi modal untuk memperkuat kerja Komisi IV agar lebih terarah dan memberi dampak nyata kepada masyarakat.

“Saya ingin kerja Komisi IV tidak hanya berhenti pada rapat dan pembahasan anggaran, tetapi juga memastikan pengawasan sampai ke lapangan. Kita harus melihat apakah program yang dibuat benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program yang menjadi mitra kerja Komisi IV dapat berjalan berbasis data, aspirasi masyarakat, dan evaluasi yang berkelanjutan.

“Anggaran harus menjawab persoalan rakyat. Program harus tepat sasaran dan pelayanan publik harus semakin baik,” tutupnya.

Dengan bergabungnya M. Syaripuddin di Komisi IV DPRD Kalsel, ia menyatakan siap memperkuat peran legislatif dalam mendorong pembangunan manusia yang lebih merata dan berpihak kepada masyarakat.

Lebih baru Lebih lama