SUARAMILENIAL.ID, PARINGIN – Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Balangan dan daerah sekitarnya memadati kawasan Tugu Maritam, Kompleks Perkantoran Paringin Selatan, Jumat malam (5/6/2026), untuk menghadiri pembukaan Balangan Islamic Fest 2026 yang berlangsung meriah dan penuh nuansa religius.
Mengusung tema “Islam Dalam Seni, Harmoni Dalam Negeri”, festival yang berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Juni 2026 tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sejak sore hari. Kawasan acara dipenuhi pengunjung yang datang bersama keluarga untuk menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan syiar Islam, seni budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain masyarakat umum, pembukaan festival juga dihadiri para ulama, tokoh agama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.
Pembukaan Balangan Islamic Fest 2026 dilakukan langsung oleh Bupati Balangan, H. Abdul Hadi. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan festival tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, Balangan Islamic Fest bukan sekadar ajang hiburan bernuansa religi, melainkan wadah syiar Islam, edukasi, serta penguatan identitas masyarakat Balangan yang religius dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Melalui kegiatan seperti inilah para pelaku usaha kecil, pedagang, dan masyarakat luas mendapatkan manfaat langsung. Ekonomi bergerak, transaksi meningkat, dan peluang usaha terbuka,” ujar Abdul Hadi.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Penguatan moral, spiritual, serta pembentukan karakter generasi muda juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Abdul Hadi, kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai agama agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, berpendidikan, melek teknologi, sekaligus memiliki akhlak dan karakter yang kuat.
“Pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritualnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Balangan selama ini terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga program pendidikan unggulan seperti 1.000 Sarjana.
Karena itu, kegiatan keagamaan dan kebudayaan seperti Balangan Islamic Fest dinilai menjadi pelengkap penting dalam membentuk masyarakat yang maju, religius, dan berkarakter.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi para pengunjung.
Selama pelaksanaan Balangan Islamic Fest 2026, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan bernuansa Islami. Pada malam pembukaan, pengunjung dihibur dengan konser religi yang menghadirkan penyanyi religi ternama, Haddad Alwi.
Kemudian pada 6 Juni akan digelar lomba nasyid tingkat Kabupaten Balangan dan teatrikalisasi puisi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Selanjutnya, pada 7 Juni, festival menghadirkan lomba teater Islam dan musikalisasi puisi.
kegiatan akan ditutup pada 8 Juni 2026 dengan konser religi yang menampilkan Opick, yang diperkirakan kembali menarik ribuan pengunjung.
Menutup sambutannya, Abdul Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, stakeholder, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Balangan Islamic Fest yang untuk pertama kalinya digelar di Bumi Sanggam menjadi bukti bahwa kemajuan daerah dapat lahir melalui kolaborasi, kreativitas, dan inovasi seluruh elemen masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi agenda yang terus berkembang dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Balangan, baik dari sisi keagamaan, kebudayaan, maupun perekonomian,” pungkasnya.
Editor : Hendry Rusadi
