Trump dan Presiden Iran Teken MoU Akhiri Perang, Pertemuan di Swiss Batal?

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
– Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Massoud Pezeshkian dikabarkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan mengakhiri konflik antara kedua negara.

Seorang pejabat Gedung Putih menyebut Trump meneken dokumen tersebut secara digital. Dari pihak Iran, Pezeshkian juga melakukan tanda tangan elektronik untuk MoU tersebut.

Penandatanganan MoU ini membuat rencana pertemuan delegasi Amerika Serikat dan Iran di Swiss pada Jumat (19/6/2026) dipertanyakan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan pertemuan yang sebelumnya dijadwalkan kemungkinan mengalami penundaan setelah kedua pemimpin sepakat menandatangani dokumen secara digital.

“Pertemuan Jumat sempat dikonfirmasi, tetapi setelah kedua presiden menandatangani MoU secara digital, pertemuan itu diputuskan untuk ditunda,” ujar Baghaei.

Namun, laporan lain menyebut pertemuan di Swiss tetap dapat berlangsung dalam bentuk pertemuan antara tim negosiasi kedua negara. Agenda tersebut disebut tidak lagi mencakup seremoni penandatanganan MoU.

Tak lama setelah kabar tersebut muncul, Amerika Serikat juga merilis isi nota kesepahaman dengan Iran pada Rabu (17/6/2026).

Salah satu pejabat AS menyebut kesepakatan tersebut mencakup sejumlah poin, termasuk pembukaan kembali akses Selat Hormuz serta komitmen Iran terkait program nuklirnya.

Selain itu, Washington disebut akan memberikan kemungkinan pelonggaran sanksi secara bertahap apabila Iran menjalankan kesepakatan yang telah dibuat.

Pemerintah AS menilai langkah tersebut dapat membuka peluang bagi Iran untuk mendapatkan kembali akses ekonomi yang lebih besar di masa mendatang.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama