Wali Kota Banjarmasin Pastikan Silpa Rp500 Miliar Tak Terulang di APBD 2026

Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H. Muhammad Yamin HR memastikan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp500 miliar lebih pada APBD 2025 tidak akan kembali terjadi pada pelaksanaan APBD 2026.

SUARAMILENIAL.ID
, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H. Muhammad Yamin HR memastikan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp500 miliar lebih pada APBD 2025 tidak akan kembali terjadi pada pelaksanaan APBD 2026.

Hal tersebut disampaikan Yamin saat rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin terkait penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 di gedung dewan, Senin (15/6/2026).

Yamin mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin telah melakukan evaluasi terhadap tingginya Silpa APBD 2025 agar dapat menjadi bahan perbaikan dalam pengelolaan anggaran tahun berjalan.

Pada APBD 2025, Pemkot Banjarmasin mencatat pendapatan daerah mencapai sekitar Rp2,7 triliun. Sementara realisasi belanja daerah berada di angka Rp2,2 triliun sehingga menghasilkan Silpa lebih dari Rp500 miliar.

Menurut Yamin, tingginya Silpa tersebut terjadi akibat efisiensi anggaran serta adanya sejumlah program yang belum terlaksana.

“Ini juga dikarenakan pendapatan asli daerah (PAD) mengalami peningkatan dan melebihi target. Pada 2025 PAD mencapai lebih dari Rp700 miliar,” ujar Yamin.

Meski terdapat Silpa yang cukup besar, Pemkot Banjarmasin tetap memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025.

Yamin menyebut capaian tersebut menjadi penghargaan ke-13 kalinya secara berturut-turut sejak 2013 hingga 2025.

“Ini merupakan prestasi yang ke-13 kalinya Pemkot Banjarmasin meraih WTP,” katanya.

Ia menegaskan, pelaksanaan APBD 2026 akan diarahkan agar lebih maksimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Satu rupiah dalam APBD itu harus digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Yamin.


Lebih baru Lebih lama