SUARAMILENIAL.ID, BALANGAN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan untuk mempercepat pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Balangan.
Upaya tersebut dibahas dalam audiensi antara Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno dan Bupati Balangan H Abdul Hadi pada Selasa (14/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Erwedi menyampaikan bahwa progres pembangunan Lapas Balangan saat ini baru mencapai penyelesaian tembok keliling. Sementara pembangunan fasilitas utama belum dapat dilanjutkan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Menurut Erwedi, keberadaan Lapas Balangan sangat dibutuhkan untuk memperkuat sistem pemasyarakatan di Kalimantan Selatan. Selain mengurangi kepadatan penghuni di sejumlah lapas dan rumah tahanan (rutan) di wilayah sekitar, lapas baru tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan pengamanan bagi warga binaan.
Ia menjelaskan, agar Lapas Balangan dapat segera difungsikan, masih diperlukan pembangunan sejumlah fasilitas utama, seperti dua blok hunian warga binaan, gedung administrasi, dapur, dan poliklinik.
“Lapas Balangan merupakan kebutuhan strategis bagi pemasyarakatan di Kalimantan Selatan. Kehadirannya akan membantu mengurangi overkapasitas di unit pelaksana teknis sekitar sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan. Kami berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan agar pembangunan fasilitas utama diprioritaskan sehingga Lapas Balangan segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Erwedi.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Balangan Abdul Hadi menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pemasyarakatan di daerahnya.
Namun, ia meminta Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan terlebih dahulu menyampaikan master plan pembangunan Lapas Balangan sebagai dasar pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik rencana lanjutan pembangunan Lapas Balangan karena keberadaannya akan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun sistem pemasyarakatan di daerah. Silakan sampaikan master plan pembangunan sebagai bahan kajian sehingga kami dapat menindaklanjutinya sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran daerah,” kata Abdul Hadi.
Sinergi antara Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dan Pemkab Balangan diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat pembangunan Lapas Balangan. Dengan demikian, keberadaan lapas tersebut dapat membantu mengurangi persoalan kelebihan kapasitas hunian di lapas dan rutan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan kepada masyarakat.
