
Foto-Dok/CNN Indonesia
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Timnas Spanyol memiliki catatan manis saat menghadapi Belgia di ajang Piala Dunia. La Furia Roja pernah menundukkan Belgia dengan skor 2-1 pada Piala Dunia 1990, sebuah kenangan yang kembali mengemuka menjelang pertemuan kedua tim di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Laga Spanyol melawan Belgia akan berlangsung di Stadion SoFi, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan ke-24 kedua negara di semua ajang.
Spanyol melangkah ke perempat final setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Portugal pada babak 16 besar. Sementara itu, Belgia tampil meyakinkan usai mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 4-1.
Secara keseluruhan, Spanyol unggul dalam rekor pertemuan kedua tim. Dari 23 pertandingan sebelumnya, Spanyol mencatatkan 12 kemenangan, Belgia lima kali menang, sedangkan enam laga lainnya berakhir imbang.
Di ajang Piala Dunia, duel perempat final nanti menjadi pertemuan ketiga antara kedua tim. Dalam dua pertemuan sebelumnya, masing-masing tim mengoleksi satu kemenangan.
Satu-satunya kemenangan Spanyol atas Belgia di Piala Dunia terjadi pada fase Grup E Piala Dunia 1990 di Italia. Saat itu, Spanyol menang 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Marc Antonio Bentegodi.
Belgia sempat mengancam lebih dulu melalui Patrick Vervoort, tetapi tembakan kaki kirinya masih melebar dari gawang yang dikawal Andoni Zubizarreta.
Spanyol kemudian memperoleh hadiah penalti pada menit ke-26 setelah Julio Salinas dijatuhkan kiper Belgia, Michel Preud’homme, di dalam kotak penalti.
Michel yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Meski arah tendangannya sempat terbaca, bola tetap meluncur ke gawang dan membawa Spanyol unggul 1-0 pada menit ke-27.
Keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit. Belgia menyamakan skor menjadi 1-1 lewat tendangan bebas keras Patrick Vervoort yang sempat membentur pagar hidup sebelum masuk ke gawang Spanyol.
Menjelang turun minum, Spanyol kembali memimpin. Berawal dari tendangan bebas Michel dari sisi kanan, Alberto Gorriz menyundul bola dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke-39.
Belgia sebenarnya memiliki peluang emas untuk kembali menyamakan kedudukan setelah mendapatkan penalti pada menit ke-58 akibat pelanggaran Genar Andrinua terhadap Lorenzo Staelens.
Namun, eksekusi Enzo Scifo gagal membuahkan gol setelah bola membentur mistar gawang.
Pada sisa pertandingan, kedua tim saling melancarkan serangan. Meski mendapat tekanan, Spanyol mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut menjadi salah satu kenangan terbaik Spanyol saat menghadapi Belgia di Piala Dunia, sekaligus modal psikologis menjelang duel perempat final Piala Dunia 2026 yang diprediksi berlangsung sengit.