Pemain Spanyol Gunting Jaring Gawang usai Juara Dunia, Ini Makna di Balik Tradisinya

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Selebrasi para pemain Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026 tak hanya diwarnai dengan pengangkatan trofi. Sejumlah pemain juga terlihat menggunting jaring gawang usai mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Aksi tersebut menarik perhatian publik karena dilakukan sesaat setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.

Usai peluit panjang dibunyikan, para pemain larut dalam euforia. Selain merayakan kemenangan bersama suporter dan mengangkat trofi, beberapa di antaranya membawa gunting untuk memotong sebagian jaring gawang sebagai kenang-kenangan.

Tradisi ini bukan hal baru dalam dunia sepak bola. Kebiasaan membawa pulang potongan jaring gawang pertama kali dipopulerkan oleh mantan bek Spanyol, Gerard Pique, setelah timnya menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Sejak saat itu, tradisi tersebut mulai diikuti oleh sejumlah tim juara dalam turnamen besar, termasuk Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 2022.

Bagi para pemain, potongan jaring gawang memiliki nilai simbolis sekaligus emosional. Jaring tersebut menjadi bukti autentik bahwa mereka pernah meraih kemenangan di stadion tempat berlangsungnya laga final.

Selain itu, jaring gawang dianggap melambangkan tujuan utama dalam permainan sepak bola, yakni mencetak gol. Membawa pulang sebagian jaring menjadi simbol keberhasilan menaklukkan lawan dan mencapai puncak prestasi.

Tak sedikit pemain yang kemudian menyimpan, membingkai, atau memajang potongan jaring tersebut sebagai koleksi pribadi untuk mengenang salah satu momen paling berharga dalam perjalanan karier mereka.

Gerard Pique sendiri pernah mengungkapkan bahwa ide memotong jaring gawang terinspirasi dari tradisi di kompetisi basket NBA, ketika tim juara memotong jaring ring sebagai simbol keberhasilan menjuarai turnamen.

“Saya menyukai basket NBA dan tradisinya dimulai dari sana. Saya memutuskan bahwa memotong jaring gawang setelah final akan menjadi kenang-kenangan yang luar biasa dari Piala Dunia di Afrika Selatan, dan saya terus melakukannya sejak saat itu,” ujar Pique.

Tradisi tersebut kini menjadi bagian dari perayaan sejumlah tim juara dunia, termasuk Spanyol yang kembali mengangkat trofi Piala Dunia setelah menundukkan Argentina di final edisi 2026.

Sumber : CNN Indonesia
Lebih baru Lebih lama