SUARAMILENIAL.ID, BALANGAN — Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, memperkuat tata kelola program kesehatan melalui pendampingan yang melibatkan Kementerian Kesehatan dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Pendampingan tersebut berlangsung selama dua hari, 29-30 Juli 2026, di Gedung Mayang Maurai, Kecamatan Paringin. Kegiatan diikuti tenaga pengelola program kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan dan unit pelaksana teknis (UPT) puskesmas se-Kabupaten Balangan.
Kegiatan merupakan hasil kerja sama Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ULM. Pendampingan diarahkan untuk memperkuat kemampuan aparatur dalam merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi program kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan Ahmad Sauki mengatakan, pengelolaan sektor kesehatan merupakan tanggung jawab besar karena berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
"Sebagai satu organisasi yang memiliki tugas melaksanakan evaluasi sekaligus tanggung jawab yang sangat besar, mengangkat derajat kesehatan masyarakat adalah beban yang cukup berat yang harus kita pikul bersama," ujar Ahmad.
Ia meminta peserta, mulai dari perencana, pengelola keuangan, hingga pelaksana pelayanan kesehatan, memanfaatkan pendampingan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan tugas.
"Ambillah pengetahuan ini secara maksimal, dipahami, dan diamalkan. Agar apa yang kita rencanakan, kita laksanakan dengan benar, dan akhirnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Balangan," katanya.
Menurut Ahmad, peningkatan kapasitas pengelola program diperlukan agar perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan dapat berjalan lebih tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
