SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Tangis seorang anak perempuan yang memanggil ayahnya saat jenazah tiba di rumah duka di Kabupaten Buleleng, Bali, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Sang ayah, berinisial KD, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa terkait dugaan pencurian ayam di Kabupaten Tabanan.
Dalam video yang beredar, bocah tersebut tampak histeris memanggil ayahnya ketika jenazah dibawa ke rumah duka. Momen itu memicu simpati luas dari masyarakat.
Peristiwa tersebut turut menarik perhatian pengacara Hotman Paris Hutapea. Melalui unggahan di akun media sosialnya, Hotman menyatakan kesediaannya untuk membantu biaya pendidikan anak KD hingga selesai sekolah.
“Hotman akan bayarin uang sekolahmu, Dik,” tulis Hotman dalam unggahannya.
Ia juga menyinggung kondisi ekonomi keluarga korban. Menurutnya, dugaan pencurian yang dilakukan KD kemungkinan didorong oleh kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Mungkin papimu butuh ayam untuk makan keluarga,” tulisnya.
Selain itu, Hotman menyampaikan pesan yang ditujukan kepada anak-anak yang hidup berkecukupan agar menghargai perjuangan orang tua.
“Kasus ini menjadi introspeksi bagi anak-anak yang hidup mewah dari orang tua. Ingat berterima kasih,” tulisnya.
Sebelumnya, KD diduga tewas setelah menjadi sasaran amuk massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Minggu dini hari.
Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 01.30 WITA ketika KD diduga tepergok membawa seekor ayam milik warga. Sejumlah warga kemudian mengamankannya, namun situasi berubah menjadi aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Selain mengakibatkan korban jiwa, sepeda motor yang diduga digunakan KD juga dibakar massa.
Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain seekor ayam, sebilah golok, tas berisi tang, ketapel, batu, sejumlah uang tunai, serta bangkai sepeda motor yang terbakar.
Kepala Subbidang Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi mengatakan dugaan pencurian tersebut terjadi di tengah keresahan warga akibat maraknya pencurian hewan ternak di wilayah tersebut.
Meski demikian, kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap pelaku dugaan tindak pidana.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum,” ujar Rina.
Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk mengusut penyebab kematian KD sekaligus menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
