![]() |
| Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total seluruh akses wisata menuju Gunung Bromo, Jawa Timur. |
SUARAMILENIAL.ID, MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total seluruh akses wisata menuju Gunung Bromo, Jawa Timur.
Penutupan dilakukan untuk mengefektifkan proses pemadaman kebakaran yang melanda kawasan Kaldera Bromo.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penutupan berlaku mulai Sabtu pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, kunjungan ke Bromo dari semua pintu masuk ditutup untuk kunjungan wisata,” kata Rudijanta dalam keterangan resmi yang diterima di Malang, Minggu (9/8/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah kondisi di lapangan menunjukkan kobaran api di kawasan Kaldera Bromo semakin meluas.
Selain untuk mendukung proses pemadaman, penutupan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan wisatawan.
Lima akses ditutup
Seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo yang tersebar di empat wilayah turut ditutup.
Kelima akses tersebut yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Rudijanta menegaskan, penutupan berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.
“Penutupan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.
Tiket wisata bisa dijadwal ulang
Balai Besar TNBTS juga memberikan kebijakan bagi wisatawan yang sudah membeli tiket masuk melalui aplikasi booking online.
Wisatawan yang memiliki tiket dengan jadwal kunjungan bertepatan dengan masa penutupan dapat melakukan penjadwalan ulang.
Selain itu, wisatawan juga diberikan pilihan untuk mengajukan pengembalian dana atau refund.
Untuk mendapatkan layanan tersebut, wisatawan diminta terlebih dahulu mengisi formulir yang tersedia pada laman booking online TNBTS.
Pelaku usaha diminta menghentikan aktivitas
Balai Besar TNBTS mengimbau seluruh pelaku usaha jasa wisata untuk sementara tidak melakukan aktivitas di kawasan TNBTS.
Rudijanta mengatakan, imbauan tersebut dilakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama selama proses pemadaman berlangsung.
Sementara itu, berdasarkan video yang diunggah Balai Besar TNBTS melalui akun Instagram resminya, kobaran api terlihat berada di area tebing yang berdekatan dengan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT).
Dalam video tersebut, seorang petugas menyampaikan bahwa api juga telah merambah ke sejumlah area di sekitar kawasan tersebut.
Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke wilayah lainnya.
